Pengguna terkadang mengenang pengalaman lama di smartphone "di masa lalu"
Pengalaman baru secara bertahap membuat orang melupakan rasa familiar dari berbagai keperluan lama hingga suatu hari, melihat kembali telepon pintar di tangan dan tiba-tiba menyadari bahwa sesuatu yang dulu sangat nyaman dan familiar, sudah tidak ada lagi...
Ketika kebiasaan lama secara bertahap digantikan
Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah dihilangkannya jack headphone 3,5 mm, port koneksi yang telah ada di hampir setiap perangkat seluler selama lebih dari satu dekade.
Alasan yang diberikan oleh produsen adalah untuk mengoptimalkan desain, meningkatkan kapasitas baterai, atau mengarahkan pengguna ke ekosistem headphone nirkabel. Namun, banyak orang masih menyesali kenyamanan "plug-and-play" headphone berkabel, terutama ketika produk nirkabel memerlukan pengisian daya yang sering dan terkadang masih mengalami jeda audio.
Demikian pula, LED notifikasi juga secara bertahap "dihilangkan". Sebelumnya, lampu kecil yang berkedip di sisi perangkat memudahkan pengguna mengenali pesan atau panggilan tak terjawab tanpa perlu menyalakan layar. Namun, dengan layar OLED dan fitur Always-On Display yang semakin populer, LED menjadi tidak relevan lagi bagi produsen.
Port inframerah, yang dulunya menjadi "penyelamat" ketika pengguna kesulitan menemukan remote TV atau AC, kini perlahan memudar. Dalam konteks perangkat IoT dan perkembangan ekosistem rumah pintar, produsen telah beralih ke WiFi, koneksi Bluetooth, dan kontrol aplikasi—yang menurut banyak pengguna lebih modern tetapi terkadang kurang intuitif.
Yang mengalami "nasib" yang sama adalah baterai yang mudah dilepas - yang dapat diganti dengan cepat, terutama bagi pengguna berat; tombol home fisik - yang pernah menghadirkan sensasi "klik nyata" yang familiar yang masih diingat banyak orang meskipun mereka telah beralih ke pengoperasian sentuh penuh; baki kartu microSD...
Ketika teknologi mengubah kebiasaan pengguna ponsel pintar
Menurut penelitian Tuoi Tre Online, hilangnya fitur-fitur di atas tidak sepenuhnya berasal dari para desainer, tetapi mencerminkan cara perusahaan teknologi membentuk kembali seluruh ekosistem perangkat seluler.
Alih-alih sekadar menyediakan utilitas perangkat keras, telepon pintar masa kini menjadi hub yang menghubungkan headphone nirkabel, jam tangan pintar, TV, speaker portabel, dan bahkan rumah pintar, semuanya berjalan lancar melalui platform AI dan cloud.
Melepaskan jack headphone tidak hanya membebaskan ruang internal untuk baterai yang lebih besar atau kelompok kamera yang lebih kompleks, tetapi juga memaksa pengguna untuk meraih headphone nirkabel dengan asisten virtual bawaan.
Lampu LED digantikan oleh Always-On Display, yang juga merupakan peralihan dari pengalaman notifikasi pasif ke tampilan aktif dan dapat disesuaikan.
Bahkan penggunanya sendiri pun berubah. Mengisi daya headphone secara nirkabel telah menjadi kebiasaan, mengendalikan rumah dari ponsel pintar melalui WiFi kini lebih populer daripada port inframerah...
Sumber: https://tuoitre.vn/nhung-dac-san-mot-thoi-cua-smartphone-20250707101846302.htm
Komentar (0)