Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Hal-hal yang perlu diingat saat berwisata di Paris.

Việt NamViệt Nam23/07/2024


Tidak melakukan reservasi di restoran, tidak menyapa pelanggan saat masuk, dan menghindari kontak mata adalah kesalahan umum yang dilakukan wisatawan saat mengunjungi Paris.

Menurut Travel & Leisure, bahkan orang Prancis yang bukan warga Paris terkadang melakukan kesalahan mendasar yang sama seperti yang dilakukan wisatawan saat mengunjungi ibu kota. Berikut adalah 10 kesalahan paling umum yang dilakukan wisatawan asing, seperti yang ditunjukkan oleh penduduk setempat.

Tidak menyapa tamu saat memasuki restoran atau hotel.

Hal pertama yang harus diucapkan wisatawan saat memasuki restoran atau hotel adalah "Halo." Saat berbicara, jaga kontak mata dengan orang yang Anda ajak bicara.

10 kesalahan klasik yang sering dilakukan wisatawan di Paris
Sebuah restoran di Paris. Foto: Dreamstime

Tunggu pelayan membawakan tagihan.

Bersantap di Paris adalah kegiatan yang populer dan waktu untuk menikmati cita rasa makanan bersama orang-orang terkasih. Oleh karena itu, pelayan tidak pernah membawakan tagihan kepada pelanggan bahkan setelah makan selesai, gelas kosong, dan piring dibersihkan. Tagihan hanya diberikan atas permintaan.

Selain itu, saat memasuki tempat usaha, kecuali restoran kelas atas, wisatawan sebaiknya proaktif meminta air keran gratis jika ingin meminumnya, karena pelayan tidak akan secara otomatis membawanya.

Tidak ada reservasi yang dilakukan di restoran tersebut.

Sebagian besar restoran ternama di Paris mewajibkan reservasi. Beberapa restoran mewajibkan reservasi sehari sebelumnya, sementara yang lain meminta reservasi seminggu atau bahkan sebulan sebelumnya. Restoran di Paris umumnya lebih kecil daripada di tempat lain. Layanan makan siang biasanya berakhir pukul 14.15 dan makan malam pukul 22.30.

Tidak semua orang bepergian hanya untuk makan. Tetapi jika Anda ingin menikmati masakan Prancis di restoran, lakukan reservasi terlebih dahulu. Banyak restoran memiliki sistem pemesanan online.

Berkunjunglah pada bulan Agustus atau Desember.

Jika Anda bepergian dan ingin mengunjungi restoran berbintang Michelin atau restoran yang sedang populer di internet, hindari bulan Agustus atau Desember, karena banyak restoran tutup untuk liburan. Meskipun museum dan taman tetap buka, suasana kota selama bulan-bulan ini umumnya dianggap cukup tenang. Namun, Paris akan lebih ramai pada bulan Agustus ini berkat Olimpiade, yang berlangsung dari 26 Juli hingga 11 Agustus. Tetapi keadaan akan berangsur-angsur tenang menjelang akhir bulan.

Menikmati kopi di kafe atap gedung.

Keuntungan kafe di atap gedung adalah diperbolehkan merokok. Namun, kopi di tempat-tempat ini dianggap kurang enak. Sebaliknya, pengunjung sebaiknya memesan minuman lain seperti bir. Jika Anda menyukai kopi berkualitas, Anda sebaiknya mencari kafe yang menyeduh kopi secara manual.

Pilihlah roti baguette sebagai pengganti roti biasa.

Di toko roti, pilihlah roti tradisional daripada baguette jika Anda ingin seperti penduduk setempat. Roti tradisional dibuat dengan bahan-bahan sederhana seperti tepung, garam, air, dan ragi, dan dibuat dengan tangan, tetapi dianggap "jauh lebih enak" daripada yang lain. Jika Anda berhasil membeli roti yang baru dipanggang, warga Paris menjamin Anda akan "menghabiskannya sebelum kembali ke hotel Anda."

Makan dan minum sambil berjalan

Bagi warga Paris, makan harus dinikmati perlahan, bukan terburu-buru di jalan atau di kereta bawah tanah. Satu-satunya makanan yang biasa dimakan orang di jalan adalah sandwich atau baguette. Jarang sekali turis melihat warga Paris makan atau minum sesuatu sambil berjalan, baik itu kopi atau apel.

Menyentuh apa pun tanpa meminta izin terlebih dahulu.

Di pasar makanan, pengunjung harus bertanya sebelum menyentuh barang. Aturan yang sama berlaku untuk semua pasar akhir pekan (pasar loak) yang tersebar di sepanjang jalan. Banyak barang di sini berharga dan mudah pecah. Pengunjung sebaiknya mengagumi barang-barang tersebut daripada menyentuh atau mengambilnya untuk memeriksanya.

Jangan simpan tiket kereta bawah tanah Anda.

Jika Anda menggunakan tiket kertas, simpanlah sampai Anda meninggalkan stasiun. Banyak orang membuang tiket mereka setelah membayar, karena mengira mereka tidak membutuhkannya lagi. Padahal, kereta bawah tanah Paris diawasi dengan ketat. Turis dapat dikenai denda jika mereka tidak menyimpan potongan tiket sebagai bukti pembayaran.

Naik taksi saja di perjalanan.

Banyak wisatawan lebih memilih untuk memanggil taksi di jalan. Namun, taksi yang dapat diandalkan dan tidak menaikkan harga atau menipu orang seringkali menampilkan tulisan "Parisien Taxi" atau "G7" dan parkir di tempat yang ditentukan agar penumpang dapat memanggilnya. Wisatawan juga dapat memesan Uber. Harga bervariasi tergantung pada jarak.

Menurut vnexpress.net



Sumber: https://baohanam.com.vn/du-lich/nhung-luu-y-when-traveling-to-paris-130174.html

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Pengalaman

Pengalaman

Hoi An di hatiku

Hoi An di hatiku

Terbang tinggi

Terbang tinggi