Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Robot "biksu"

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế24/01/2024

Era Industri 4.0 dan kecerdasan buatan (AI) telah menciptakan cukup banyak robot dengan fungsi menenangkan jiwa manusia, seperti halnya para biksu.
Những “nhà tu hành” robot
Sebuah robot "biksu" bernama Mindar saat ini bekerja di sebuah kuil di Kyoto, Jepang. (Sumber: Geek)

Robot ini telah melantunkan doa-doa untuk para jemaah di sebuah kuil Buddha di Kyoto, Jepang, selama beberapa tahun terakhir.

Dengan wajah yang terbuat dari kulit silikon sintetis dan "mata" kamera, robot ini menggunakan AI untuk berkomunikasi dengan para peziarah dan melantunkan berkat bagi mereka dalam bahasa Jepang, dengan terjemahan ke dalam bahasa Inggris dan Mandarin untuk pengunjung asing.

Wajah, tangan, dan bahu Mindar ditutupi lapisan kulit silikon, sementara bagian-bagian mekanisnya terlihat jelas di bagian tubuh robot lainnya. Tengkorak robot tersebut berisi sistem kabel.

Robot "biksu" bernama Mindar ini memiliki tinggi sekitar 1,8 meter dan dirancang oleh peneliti Hiroshi Ishiguro dari Universitas Osaka, Jepang, dengan biaya hampir 1 juta dolar AS.

Robot ini netral gender. Ia dapat menggerakkan kepala, lengan, dan badannya, serta berbicara dengan suara lembut, menyampaikan khotbah tentang kasih sayang serta bahaya amarah dan keinginan naluriah.

"Lepaskan ego egoismu... Keinginan duniawi itu seperti orang yang tersesat di laut," robot itu mengingatkan para jemaah.

Mirip dengan robot "biksu" Mindar, robot bernama "Administrator Teologi" (SanTO) karya pakar robotika Gabriele Trovato berfungsi seperti seorang pastor Katolik, memungkinkan jemaat gereja untuk mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan iman.

"Fungsi utama robot SanTO adalah bertindak sebagai asisten doa, terutama untuk para lansia," kata Trovato, seorang profesor madya di Institut Teknologi Shibaura di Jepang. "Memorinya berisi sejumlah besar ajaran, termasuk seluruh Alkitab."

Profesor madya tersebut mengatakan: “Desain robot SanTO menggabungkan unsur-unsur seni, termasuk rasio emas, untuk menyampaikan kesan sebagai objek suci, yang sesuai dengan fungsinya.”



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Tenang

Tenang

Anak itu memberi makan domba.

Anak itu memberi makan domba.

Vietnam, aku mencintainya

Vietnam, aku mencintainya