
Guru Le Thi Sen, dari SMA Nhu Thanh, saat sesi pengajaran.
Dengan lebih dari 20 tahun mengabdikan diri pada profesi mulia "membina generasi masa depan," Ibu Nguyen Thi Mai, seorang guru di SMA Luong Dac Bang, selalu dikenang oleh rekan-rekan dan murid-muridnya sebagai guru teladan, berdedikasi, dan bertanggung jawab. Baginya, belajar dari dan mengikuti teladan Presiden Ho Chi Minh berarti, pertama dan terutama, terus meningkatkan keterampilan profesionalnya, menjunjung tinggi etika seorang guru, dan berbakti kepada setiap murid. Sejak awal kariernya di ruang kelas, ia memahami dengan jelas bahwa untuk mendapatkan kepercayaan dan kasih sayang murid, guru harus menjadi panutan dalam hal pengetahuan, karakter, dan semangat belajar yang berkelanjutan.
Sepanjang kariernya, meskipun menghadapi banyak tantangan, Ibu Mai telah berupaya menyeimbangkan pengajaran dengan mengejar gelar master untuk meningkatkan keterampilan profesionalnya. Beliau secara konsisten berinovasi dalam metode pengajarannya, berfokus pada siswa, memupuk semangat belajar mereka, dan mengembangkan kemampuan berpikir mandiri mereka. Ibu Mai berbagi: "Saya selalu mendengarkan dan memahami siswa saya untuk memberikan dorongan dan bimbingan tepat waktu, membantu mereka mengubah tekanan akademis menjadi motivasi untuk pengembangan diri."
Selain sekadar memberikan pengetahuan, Ibu Mai juga melatih siswanya dalam belajar mandiri, penelitian independen, berpikir logis, dan keterampilan presentasi. Setiap pelajaran dirancang secara ilmiah untuk memenuhi kebutuhan setiap siswa, membantu mereka memahami pengetahuan dasar dan secara bertahap meningkatkan prestasi akademik mereka. Dedikasi ini telah menghasilkan hasil yang mengesankan dalam membina siswa berbakat. Ibu Mai telah membimbing satu siswa yang memenangkan juara kedua dan satu siswa yang memenangkan juara ketiga dalam kompetisi Biologi Casio tingkat nasional untuk siswa berbakat; dan 62 siswa yang memenangkan penghargaan dalam kompetisi tingkat provinsi untuk siswa berbakat. Selain itu, beliau memiliki 11 metode pengajaran inovatif yang telah diakui di tingkat provinsi dan departemen, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran di sekolah.
Sebagai contoh cemerlang dalam belajar dan mengikuti ajaran Presiden Ho Chi Minh, guru Le Thi Sen dari SMA Nhu Thanh telah mendedikasikan hampir 20 tahun untuk mengajar, menumbuhkan semangat Kimia pada banyak generasi siswa. Baginya, belajar dari Presiden Ho Chi Minh berarti mempelajari semangat mengatasi kesulitan, kreativitas, dan dedikasi terhadap pekerjaannya, selalu berusaha membuat setiap pelajaran menjadi hidup, mudah dipahami, dan relevan bagi murid-muridnya.
Dengan berpegang teguh pada tujuan tahun ajaran, Ibu Sen secara proaktif mengembangkan rencana pengajaran yang ilmiah dan fleksibel, terus berinovasi dalam metode dan menerapkan teknologi informasi dalam pengajarannya. Setiap pelajarannya hidup, dengan siswa berpartisipasi dalam latihan praktis dan menerapkan pengetahuan mereka pada situasi kehidupan nyata. Melalui ini, siswa menyadari bahwa Kimia bukanlah sesuatu yang kering dan membosankan, tetapi hadir dalam setiap produk dan fenomena di sekitar mereka, sehingga menumbuhkan kecintaan dan gairah yang lebih besar terhadap mata pelajaran tersebut.
Ibu Sen berbagi: “Saya selalu berusaha membuat setiap pelajaran mudah dipahami, mudah diingat, dan menarik bagi siswa; saya fokus pada penerapan praktis, menghubungkan pengetahuan dengan situasi dunia nyata sehingga siswa dapat belajar secara aktif dan kreatif.” Kecintaannya pada profesinya, kecintaannya pada mata pelajaran, dan dedikasinya inilah yang telah menghasilkan hasil yang bermanfaat dalam membina siswa-siswa berbakat. Hingga saat ini, Ibu Sen telah membimbing lebih dari 20 siswa yang telah memenangkan penghargaan tingkat provinsi dalam bidang Kimia. Pada tahun ajaran 2023-2024 saja, kelima siswanya yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut memenangkan penghargaan tingkat provinsi, termasuk satu juara pertama – pertama kalinya SMA Nhu Thanh memiliki siswa yang memenangkan juara pertama dalam bidang Kimia di tingkat provinsi. Selain itu, beliau juga memiliki siswa yang meraih juara pertama dan kedua dalam berbagai mata pelajaran ujian, banyak di antaranya meraih nilai sempurna 10 dan nilai tinggi dalam ujian kelulusan SMA nasional.
Prestasi-prestasi ini bukan hanya sumber kebanggaan bagi para guru secara individu, tetapi juga berkontribusi untuk menegaskan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah dan di sektor pendidikan Thanh Hoa. Lebih penting lagi, di balik angka dan penghargaan tersebut terdapat pengorbanan yang tak terlihat, malam-malam tanpa tidur mempersiapkan rencana pelajaran, jam-jam yang didedikasikan untuk membimbing siswa, kecintaan yang mendalam terhadap profesi, dan rasa tanggung jawab terhadap generasi mendatang.
Ibu Mai dan Ibu Sen hanyalah dua dari sekian banyak guru perempuan teladan di sektor pendidikan dan pelatihan Thanh Hoa yang telah mempelajari dan mengikuti ideologi, etika, dan gaya Ho Chi Minh . Melalui tindakan nyata dan praktis, mereka telah berkontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai positif belajar dari dan mengikuti Paman Ho, menumbuhkan bunga-bunga indah di taman pendidikan Thanh Hoa. Diam-diam, mereka terus mendedikasikan kecerdasan dan semangat mereka untuk tujuan "membina manusia," berkontribusi pada pelatihan generasi siswa dengan pengetahuan, moralitas, dan aspirasi untuk kemajuan. Dari contoh-contoh sederhana namun mulia inilah studi dan penelaahan Paman Ho di sektor pendidikan dan pelatihan Thanh Hoa menjadi semakin mendalam, menciptakan dorongan kuat bagi seluruh sektor untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan guna memenuhi tuntutan pembangunan era baru.
Teks dan foto: Thanh Hue
Sumber: https://baothanhhoa.vn/nhung-nu-giao-vien-hoc-tap-va-lam-theo-bac-276292.htm








Komentar (0)