Menurut situs web kesehatan Health , memilih makanan utuh yang kaya nutrisi dapat mengurangi risiko penyakit kronis dan berkontribusi pada kesehatan jangka panjang serta umur panjang.
Barbie Cervoni, seorang ahli nutrisi di AS, telah mengidentifikasi kelompok makanan yang memiliki dampak positif pada kesehatan dan cocok untuk diet yang mendukung umur panjang.
Kacang
Kacang-kacangan hadir dalam berbagai jenis, seperti kacang merah, kacang hitam, dan kacang hijau. Kacang-kacangan merupakan sumber protein alami dan kaya akan zat besi, seng, folat, kalium, dan serat.

Kacang-kacangan merupakan sumber protein alami dan kaya akan zat besi, seng, folat, kalium, dan serat.
Foto: AI
Kacang-kacangan mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna secara perlahan, sehingga memberikan sumber energi yang stabil dan mendukung pengaturan gula darah. Kacang-kacangan hampir bebas dari lemak trans, lemak jenuh, kolesterol, dan natrium.
Buah beri
Buah beri, termasuk blueberry, raspberry, cranberry, dan stroberi, merupakan sumber antioksidan seperti antosianin, resveratrol, dan asam ellagic. Zat-zat ini membantu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Kelompok buah ini juga mengandung banyak flavonoid yang mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan pencernaan.
Yogurt Yunani
Yogurt Yunani tanpa pemanis kaya akan probiotik. Ini adalah mikroorganisme bermanfaat yang secara alami hidup di usus, mulut, dan vagina.
Probiotik mendukung kesehatan usus dan dapat bermanfaat bagi penderita diabetes atau osteoporosis. Probiotik juga membantu dalam pengelolaan berat badan.
Yogurt Yunani kaya akan protein, kalium, fosfor, kalsium, dan magnesium. Nutrisi-nutrisi ini berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan.
Kedelai
Kedelai kaya akan serat, vitamin, dan mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, vitamin C, dan folat. Kedelai juga merupakan sumber protein yang baik.
Sekitar 80 gram kedelai menyediakan sekitar 16 gram protein, cukup untuk mendukung perbaikan sel dan mempertahankan massa otot.
Satu porsi kedelai matang seberat 200g menyediakan sekitar 10g serat, yang membantu mengontrol kadar gula darah.
Manfaat ini mungkin berasal dari serat dan isoflavon, yang dikenal dapat membantu menurunkan berat badan, melawan kanker, dan menurunkan kolesterol.
Minyak zaitun
Minyak zaitun terutama terdiri dari lemak tak jenuh tunggal. Ini adalah lemak bermanfaat yang membantu menurunkan LDL – jenis kolesterol yang buruk bagi kesehatan kardiovaskular.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minyak zaitun memiliki risiko lebih rendah meninggal karena kanker, penyakit jantung, penyakit paru-paru, atau penyakit neurodegeneratif.
Foto: AI
Asam oleat dalam minyak zaitun juga membantu mengurangi respons peradangan. Minyak zaitun kaya akan vitamin E, antioksidan yang membantu melindungi sel.
Sebuah studi tahun 2022 yang diterbitkan dalam jurnal J. Am. Coll. Cardiol menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minyak zaitun memiliki risiko lebih rendah meninggal karena kanker, penyakit jantung, penyakit paru-paru, atau penyakit neurodegeneratif.
Guasch Ferré, seorang peneliti di Harvard TH Chan School of Public Health (AS), mengatakan bahwa minyak zaitun cocok untuk diet yang menyehatkan jantung.
Ikan dan makanan laut
Ikan berlemak seperti sarden, salmon, tiram, dan makarel kaya akan omega-3. Nutrisi ini memiliki efek anti-inflamasi dan mendukung kesehatan kardiovaskular serta otak.
Secara khusus, orang yang mengonsumsi ikan, bahkan ikan kecil sekalipun, umumnya memiliki risiko kematian yang lebih rendah.
sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau seperti kale, bayam, brokoli, dan selada kaya akan vitamin A, B, C, E, dan K, serta mineral seperti zat besi, kalium, magnesium, dan kalsium. Kelompok makanan ini membantu mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, osteoporosis, gangguan pencernaan, dan obesitas.
Sayuran berdaun hijau kaya akan polifenol, antioksidan yang mendukung perbaikan DNA dan mengurangi kerusakan sel. Kelompok makanan ini juga mengandung pati resisten dan serat, yang membantu mengontrol kadar gula darah.
Sumber: https://thanhnien.vn/nhung-thuc-pham-giup-keo-dai-tuoi-tho-185251214224857846.htm






Komentar (0)