"Rasa sakit terbesar dalam hidupku" adalah ungkapan yang digunakan Paul Pogba untuk menggambarkan skandal pemerasan yang melibatkan saudara kandungnya sendiri, Mathias.
"Saya mencoba merahasiakan ini. Istri dan anak-anak saya tidak tahu. Saya harus menekan semuanya dan rasa sakit itu terus menghantui saya. Saya mencoba fokus pada sepak bola, tetapi itu terlalu berat untuk ditanggung. Sesi latihan dua jam tidak bisa membantu saya melupakan kenyataan. Setelah setiap sesi latihan, saya mencoba untuk tetap bersama rekan-rekan setim saya selama mungkin. Lambat laun, tubuh dan pikiran saya terpengaruh. Itulah mengapa saya tidak bisa kembali ke performa puncak saya," ujar mantan bintang Manchester United itu.
![]() |
Pogba diperas selama tahun-tahun terakhirnya di Manchester United. |
Menurut pemenang Piala Dunia 2018 itu, semuanya dimulai pada 19 Maret 2022, ketika Paul kembali ke kampung halamannya di Roissy-en-Brie. Setelah makan, pemain kelahiran 1993 itu dijemput oleh sekelompok teman dan diantar ke sebuah apartemen di Seine-et-Marne. Di sana, orang-orang ini mengaku telah melindungi Pogba selama bertahun-tahun dan menuntut agar pemain internasional Prancis itu membayar 13 juta euro.
Sebelum Pogba menyadari apa yang sedang terjadi, seorang pria menodongkan pistol ke kepalanya. Dihadapkan pada situasi hidup dan mati, Pogba tidak punya pilihan selain mundur dan membayar. Namun, cobaan itu belum berakhir.
Pada Juli 2022, Pogba meninggalkan MU untuk bergabung dengan Juventus. Namun, ia terus menghadapi tekanan dari individu yang tidak dikenal tepat di pusat pelatihan tim Turin tersebut.
Setelah mengetahui bahwa saudara laki-lakinya, Mathias, termasuk di antara mereka yang memerasnya, Paul melaporkannya ke polisi pada Juli 2022. Pada bulan Agustus, Mathias semakin mengejutkan publik dengan mengunggah video yang menuduh saudara laki-lakinya menggunakan ilmu hitam untuk memengaruhi Manchester United dan Kylian Mbappe.
Tak lama kemudian, Mathias dijatuhi hukuman satu tahun penjara, sementara teman-teman masa kecilnya menerima hukuman mulai dari dua hingga delapan tahun.
Sumber: https://znews.vn/noi-dau-lon-nhat-cuoc-doi-pogba-post1545166.html







Komentar (0)