Dari ponsel pintar

Belakangan ini, ponsel pintar telah menjadi "perpanjangan" tangan petani. Alih-alih hanya terbatas di lumbung dan kebun, banyak rumah tangga telah belajar merekam video, mempromosikan produk mereka, dan mencari pelanggan secara online.

Bapak Ly Van Tiep, dari desa Bang Ca, komune Quang La, adalah salah satu pelopornya. Peternakan unggas keluarganya memiliki skala hampir 20.000 ekor unggas, menjual lebih dari 1.000 ekor ayam komersial setiap bulan. Sebelumnya, hasil produksi hampir seluruhnya bergantung pada pedagang, sehingga harga seringkali tidak stabil.

Dalam beberapa tahun terakhir, Bapak Tiep secara proaktif mendokumentasikan proses memelihara ayam-ayamnya, dengan mengunggah video-video tersebut di Facebook, Zalo, dan platform media sosial lainnya. Melalui video-video autentik tentang proses peternakan ini, produk-produk keluarganya secara bertahap mendapatkan kepercayaan konsumen.