
Tradisi pembuatan saus ikan di Sa Chau memiliki sejarah panjang, yang terkait erat dengan kehidupan penduduk pesisir. Dari generasi ke generasi, masyarakat setempat telah mempertahankan 100% metode pengolahan tradisional yang dibuat dengan tangan, dengan proses yang sangat teliti dan rumit serta hampir tanpa campur tangan mekanis. Inilah yang memberikan saus ikan Sa Chau kualitas dan reputasi yang unik dibandingkan dengan banyak tempat lain.
Bahan utama untuk saus ikan premium ini terutama adalah ikan kembung segar, ikan kembung, dan udang kecil – ikan khas daerah pesisir. Yang istimewa adalah ikan-ikan tersebut dipilih tanpa pendinginan, tidak dihancurkan, dan hanya dipanen saat paling gemuk sepanjang tahun. Masyarakat Sa Chau membagi tahun menjadi dua musim yang berbeda: musim kemarau untuk produksi saus ikan, sedangkan musim hujan biasanya digunakan untuk menjual produk fermentasi tersebut. Periode pertengahan tahun ideal untuk memulai produksi, karena sinar matahari yang kuat dan suhu tinggi memfasilitasi proses fermentasi dan memastikan rasa terbaik.
Selain ikan segar, garam juga merupakan faktor penting yang menentukan kualitas saus ikan. Garam yang digunakan untuk membuat saus ikan harus dibeli dari akhir April hingga akhir Mei, dan harus kasar, putih, mengkilap, dan tidak terlalu padat. Garam tersebut juga harus disimpan di gudang setidaknya selama satu tahun untuk mengurangi rasa pahitnya, sehingga saus ikan memiliki rasa manis dan aroma yang lezat.
Proses pembuatan saus ikan Sa Chau membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Rata-rata, setiap 10 kg ikan direndam dengan sekitar 1,2–1,3 kg garam, kemudian difermentasi terus menerus selama enam bulan hingga ikan benar-benar membusuk. Setelah fermentasi, campuran disaring melalui saringan bambu yang dilapisi kain kasa, mengekstrak tetes pertama saus ikan murni – berwarna keemasan, berkilauan, kaya rasa, dan sangat harum. Perhatian yang cermat terhadap detail di setiap langkah dan kecintaan pada keahlian inilah yang menciptakan cita rasa khas saus ikan Sa Chau – rasa asin laut yang kaya, rasa manis yang lembut di akhir, dan tidak seperti saus ikan lainnya.
Saat ini, saus ikan Sa Chau tidak hanya dipercaya oleh masyarakat setempat, tetapi juga tersedia di banyak provinsi dan kota di seluruh negeri. Ini bukan hanya produk kuliner , tetapi juga sumber kebanggaan bagi masyarakat setempat, yang dilestarikan dan dikembangkan secara berkelanjutan dari waktu ke waktu. Setiap tetes saus ikan tidak hanya mengandung cita rasa laut yang lezat, tetapi juga mewujudkan semangat manusia dan kisah sebuah desa kerajinan kuno yang terus melestarikan cita rasa tradisionalnya untuk hari ini dan esok.
Sumber: https://dulichninhbinh.com.vn/item/3271










