
Setelah meraih juara kedua dalam kategori Musik Ringan di kompetisi Sao Mai 2022 , Doan Hong Hanh bergabung dengan Grup Seni Angkatan Laut. Karena ia juga mencintai laut, ia setuju untuk menjadi prajurit angkatan laut meskipun ia tahu itu akan sangat sulit. Di sana, Doan Hong Hanh diberi pangkat khusus dan saat ini berpangkat Letnan. Sejak saat itu, ia dapat tampil di mana-mana untuk melayani para prajurit angkatan laut serta masyarakat di daerah pesisir.
Baru saja kembali dari perjalanan ketiga bertugas sebagai prajurit di pulau Truong Sa, Letnan Doan Hong Hanh masih merasa bangga dan emosional, terutama karena hanya tinggal beberapa hari lagi untuk merayakan ulang tahun ke-60 berdirinya Grup Seni Angkatan Laut serta ulang tahun ke-70 berdirinya Angkatan Laut.

"Tiga perjalanan itu membawa saya kenangan dan emosi yang berbeda, masing-masing dengan kejutan dan kebanggaan tersendiri. Perjalanan pertama saya ke Truong Sa adalah perjalanan yang paling membuat saya bangga karena melonjaknya rasa bangga nasional. Setiap perjalanan meninggalkan kenangan yang tak terlupakan," ujar Hong Hanh.
Bagi seorang prajurit angkatan laut seperti Doan Hong Hanh, mabuk laut di pulau adalah hal yang wajar dan ia harus mengatasinya sebagai tantangan tersendiri. Setiap tahun, rombongan seni angkatan laut melakukan perjalanan ke pulau itu untuk membawakan lagu-lagu sebagai santapan rohani bagi para prajurit yang bertugas di Truong Sa.

Doan Hong Hanh berbagi dengan VietNamNet: "Panggung di sana sangat berbeda dengan panggung-panggung yang pernah kami gunakan. Biasanya panggung-panggung yang pernah saya gunakan sangat gemerlap, dengan banyak cahaya dan penonton. Namun, panggung di pulau ini terkadang hanya berupa sudut kecil halaman, aula, atau sudut rumah."
Perjalanan ke Pulau Song Tu Tay ini, saat kami bernyanyi, cuacanya bagus, tapi tiba-tiba hujan badai datang. Jadi kami semua pergi ke bawah pohon kelapa untuk bernyanyi, sungguh menyenangkan.''
Letnan Doan Hong Hanh menceritakan bahwa perjalanan pertamanya ke Truong Sa memiliki kenangan yang mungkin tak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya. Hanya ada beberapa orang di pulau itu, termasuk seorang prajurit yang sangat muda di akhir masa remajanya.

Kami menyanyikan beberapa lagu, lalu dia bertanya apakah dia bisa menyanyikan sebuah lagu untuk kami. Dia bernyanyi tentang rindu rumah, lalu menangis tersedu-sedu. Dia berkata: Jangan pulang! Aku hanya ingin kau tetap di sini selamanya, bernyanyi seperti ini. Kami berpelukan dan menangis seperti itu sampai kami harus pergi. Dia menjaga kami, melambaikan tangan, dan menangis, membuat kami merasa enggan. Bahkan sekarang, ketika aku mengingat kembali momen itu, aku masih terharu," ungkap penyanyi kelahiran 1995 ini.
Pada kesempatan ulang tahun ke-60 berdirinya Grup Seni Angkatan Laut, Doan Hong Hanh merasa semakin bangga membawakan lagu untuk mengabdi kepada para prajurit di Truong Sa.
Letnan Doan Hong Hanh bernyanyi bersama tentara di Pulau Da Tay (Truong Sa):
Letnan angkatan laut perempuan itu mengatakan bahwa tampil saat masih lelah dan kelelahan akibat mabuk laut adalah hal yang sangat normal. "Bagi kami seniman angkatan laut, meskipun mabuk laut, kami tetap bernyanyi seperti biasa. Terkadang ketika ombak besar dan kami berdiri di atas kapal yang bergoyang, kami berlari dan bernyanyi meskipun kami sangat lelah."
Ada hari-hari ketika kami pergi ke 2 pulau dan pada malam hari kami berinteraksi dengan para tentara di kapal, jadi kami menyanyikan 3 lagu sehari, terus menerus selama 7 hari seperti itu. Di hari terakhir, kami kelelahan dan mabuk laut, tetapi kami melupakan semua rasa lelah kami untuk bernyanyi karena kami tahu para tentara sedang menunggu kami. Semakin sering kami melakukannya, semakin antusias dan berdedikasi kami," Doan Hong Hanh berbagi.
Penyanyi itu mengatakan bahwa setiap kali ia kembali dari perjalanan ke Truong Sa, berat badannya turun. Pada perjalanan terakhirnya, Doan Hong Hanh turun 2 kg. Namun, baginya, kelelahan dan kesulitan yang ia alami tidak sebanding dengan pengorbanan para prajurit pulau yang sangat menderita dan kekurangan.

Sebagai penyanyi di Grup Seni Angkatan Laut, Doan Hong Hanh mengakui bahwa ia mengalami masa-masa yang lebih sulit daripada prajurit biasa. Kerabatnya pun harus menerima kekurangannya. Pasalnya, selama bertugas di pulau itu, ponselnya tidak memiliki sinyal dan komunikasi pun menjadi sulit. Namun, sang penyanyi tetap bahagia dengan pilihannya.
"Grup Seni Angkatan Laut akan merayakan hari jadinya yang ke-60, dan sebagai seorang prajurit angkatan laut, saya sangat bangga. Saya berharap dapat melakukan lebih banyak perjalanan untuk menyumbangkan suara nyanyian saya bagi Angkatan Laut Vietnam. Saya berharap akan ada lebih banyak video musik tentang Truong Sa," ujarnya.
Doan Hong Hanh bernyanyi di pulau Truong Sa Lon
Foto, klip: NVCC

Sumber: https://vietnamnet.vn/trung-uy-doan-hong-hanh-roi-nuoc-mat-vi-cau-noi-cua-nguoi-linh-truong-sa-2392989.html
Komentar (0)