Dmitry Medvedev menyatakan bahwa Rusia akan menang di Ukraina dan wilayahnya akan terus meluas dengan kampanye di sana.
"Operasi militer khusus akan berlanjut hingga pemerintah Kiev benar-benar dikalahkan dan wilayah-wilayah yang dulunya milik Rusia dibebaskan dari musuh. Kita akan menang. Dan Rusia akan memiliki lebih banyak wilayah baru," tulis Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev di Telegram pada 30 September.
Pernyataan itu disampaikan oleh Medvedev, yang menjabat sebagai Presiden Rusia dari tahun 2008 hingga 2012, pada peringatan satu tahun referendum Rusia untuk mencaplok empat wilayah Donetsk, Lugansk, Zaporizhzhia, dan Kherson ke wilayahnya.
Ia berpendapat bahwa penduduk di wilayah-wilayah ini telah memutuskan untuk "kembali ke tanah air mereka" dalam referendum tersebut. Medvedev menyatakan bahwa tonggak sejarah ini menunjukkan "persatuan, kemauan, dan tekad rakyat Rusia."
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev di Moskow pada Februari 2022. Foto: AFP
Pada tanggal 30 September 2022, Presiden Vladimir Putin memimpin upacara penandatanganan aneksasi empat wilayah baru dari empat provinsi Ukraina ke Rusia. Provinsi-provinsi ini memiliki total luas 90.000 kilometer persegi, yang mencakup 15% dari luas daratan Ukraina, dan diperkirakan memiliki populasi sekitar 4 juta orang, meskipun Rusia belum sepenuhnya menguasai salah satu dari provinsi tersebut.
Dalam pesan yang memperingati ulang tahun pertama aneksasi empat wilayah ke wilayah federal, Putin menegaskan bahwa ini adalah keputusan yang "berani dan benar" oleh jutaan warga Ukraina di wilayah-wilayah tersebut.
Ukraina dan Barat menganggap langkah Rusia ini tidak berarti dan ilegal. Kyiv juga menolak tuduhan Rusia bahwa mereka telah melakukan "genosida" di Donbass.
Menteri Luar Negeri Ukraina menyebut referendum yang diadakan di empat provinsi Ukraina sebagai "palsu" dan tidak sah secara hukum. Badan keamanan Ukraina mengatakan mereka telah menyusun daftar "kolaborator" yang membantu menyelenggarakan pemilihan tersebut dan berjanji akan menghukum mereka.
Pada bulan Februari, Kremlin menegaskan kembali kesediaan Rusia untuk bernegosiasi guna mengakhiri konflik di Ukraina, tetapi mengatakan tidak akan melepaskan keempat provinsi tersebut. Sementara itu, Kyiv bersikeras tidak akan menerima perjanjian perdamaian apa pun tanpa klausul yang mengharuskan Rusia menarik pasukannya dari wilayah yang dikuasainya.
Warga Kherson, Zaporizhzhia, Donetsk, dan Lugansk mengadakan pemilihan gubernur, pemimpin lokal, dan parlemen regional pada akhir Agustus dan awal September.
Komisi Pemilihan Pusat Rusia mengumumkan hasil pemilihan pada 10 September, yang menunjukkan bahwa partai Rusia Bersatu pimpinan Putin menerima lebih dari 70% suara di keempat wilayah tersebut. Semua kandidat partai untuk jabatan gubernur di keempat wilayah tersebut terpilih. Mereka adalah individu-individu yang sebelumnya telah diangkat sebagai penjabat gubernur oleh Moskow.
Batas administratif pra-perang dari empat wilayah Rusia yang dinyatakan dianeksasi pada 30 September 2022. Grafik: YRV
Thanh Danh ( Menurut TASS, AFP )
Tautan sumber






Komentar (0)