Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

OpenAI terlalu besar untuk gagal.

OpenAI telah melampaui batas-batas perusahaan rintisan teknologi, menjadi simbol ambisi AI Amerika dan pusat kekuatan baru dalam ekonomi global.

ZNewsZNews04/11/2025

Meskipun belum menghasilkan keuntungan, OpenAI masih bernilai lebih dari 500 miliar dolar AS. Foto: Bloomberg .

Dari sebuah laboratorium nirlaba, OpenAI telah menjadi pusat perhatian ekonomi Amerika. Meskipun belum menghasilkan keuntungan, dengan pendapatan hanya 2% dari Amazon, perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman ini bernilai lebih dari $500 miliar dan memainkan peran kunci dalam persaingan AI global.

OpenAI menjadi kekuatan yang sulit dipahami baik oleh industri keuangan maupun teknologi. Meskipun masih berupa perusahaan rintisan, raksasa AI ini kini memiliki pengaruh besar pada perusahaan teknologi besar, sistem keuangan, dan bahkan kebijakan ekonomi AS. Beberapa ahli memperingatkan bahwa, dengan jaringan investasi dan kesepakatan yang rumit, OpenAI mungkin telah menjadi "terlalu besar untuk gagal," sebuah konsep yang sebelumnya dikaitkan dengan bank selama krisis 2008.

Terlalu besar untuk runtuh

OpenAI didirikan pada tahun 2015 dengan misi mengembangkan AI untuk kepentingan umat manusia. Namun hanya dalam beberapa tahun, perusahaan tersebut beralih ke model yang berorientasi pada keuntungan untuk mengumpulkan modal swasta, menandatangani serangkaian perjanjian dengan raksasa seperti Microsoft, Nvidia, dan Oracle.

Microsoft saat ini memegang sekitar 27% saham, sementara produsen chip Nvidia telah mengumumkan investasi hingga $100 miliar di OpenAI. Seiring dengan melonjaknya nilai saham perusahaan-perusahaan ini, pasar menjadi semakin bergantung pada momentum OpenAI.

Anh huong cua OpenAI anh 1

Pengaruh OpenAI memiliki dampak yang luas pada bidang-bidang di luar AI. Foto: Bloomberg .

Para pengamat percaya bahwa keterkaitan ini meningkatkan risiko sistemik. Pelajaran dari krisis keuangan 2008 menunjukkan bahwa bukan hanya perusahaan raksasa yang menyebabkan reaksi berantai, tetapi juga perusahaan yang sangat terkait dengan seluruh jaringan ekonomi. OpenAI, dengan ambisinya untuk mengendalikan infrastruktur komputasi dan memimpin industri AI, berada di jantung jaringan tersebut.

Altman pernah mengatakan bahwa ia percaya AGI (Artificial General Intelligence) akan membantu umat manusia memecahkan masalah besar seperti kanker atau perubahan iklim. Visi ini telah menjadikan OpenAI sebagai simbol kepercayaan teknologi Amerika di tengah ekonomi yang stagnan dan utang publik yang melebihi 30 triliun dolar AS .

Pemerintah AS juga menganggap AI sebagai prioritas strategis. Di tengah persaingan ketat dengan China, Washington memandang OpenAI sebagai "juara nasional" di bidang pertahanan dan keamanan ekonomi. Menurut para analis, hal ini memberikan perusahaan akses yang lebih mudah ke paket investasi, infrastruktur komputasi, dan kebijakan dukungan khusus.

Namun, pertumbuhan pesat OpenAI juga menimbulkan kekhawatiran politik dan sosial. Senator Bernie Sanders baru-baru ini menyerukan agar perusahaan tersebut dipecah, dengan alasan bahwa pengaruhnya dan pengaruh chatbot ChatGPT "seperti meteor yang meluncur menuju planet ini." Peringatan ini muncul dari proyeksi pendapatan OpenAI yang hanya sekitar $13 miliar tahun ini, angka yang sederhana dibandingkan dengan pengaruh perusahaan saat ini.

Dampak yang meluas

Setelah melalui periode restrukturisasi, OpenAI baru-baru ini menyederhanakan model operasinya, membuka jalan bagi kemungkinan penggalangan modal swasta yang lebih besar dan bahkan penawaran umum perdana (IPO). Ketua Bret Taylor menggambarkan hal ini sebagai langkah maju bagi perusahaan untuk melayani kepentingan seluruh umat manusia. Sementara itu, investor percaya OpenAI dapat menjadi perusahaan pertama yang mencapai valuasi IPO satu triliun dolar, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk perusahaan yang belum menghasilkan keuntungan.

Anh huong cua OpenAI anh 2

CEO Sam Altman yakin OpenAI baru saja berada di garis start. Foto: Bloomberg .

Namun, beberapa ahli membandingkan gelombang investasi AI saat ini dengan gelembung dot-com atau bahkan fenomena "tulip mania" di masa lalu. Mereka berpendapat bahwa di balik prospek teknologi tersebut terdapat perjanjian keuangan yang kompleks yang dapat menggoyahkan seluruh sistem jika ekspektasi runtuh.

Altman masih percaya bahwa masa depan adalah milik AI dan OpenAI baru berada di garis start. Namun, meningkatnya saling ketergantungan antara perusahaan dan raksasa teknologi besar berarti bahwa pertanyaan tentang apa yang akan terjadi jika OpenAI gagal bukan lagi sekadar hipotesis.

Dengan laju ekspansi dan pengaruhnya saat ini, OpenAI bukan lagi sekadar perusahaan rintisan; ia telah menjadi mata rantai vital dalam perekonomian Amerika. Meningkatnya ketergantungan perusahaan teknologi, investor, dan bahkan pemerintah pada OpenAI mengubah perusahaan ini menjadi faktor yang dapat membentuk masa depan ekonomi dan teknologi global.

Sumber: https://znews.vn/openai-kho-sup-do-post1599503.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kereta Musim Semi

Kereta Musim Semi

Melangkah ke langit

Melangkah ke langit

Bayi yang berantakan

Bayi yang berantakan