![]() |
Ozil menjadi kaya setelah pensiun. |
Pada masa jayanya di Arsenal, Ozil memperoleh gaji sekitar £350.000 per minggu, menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah klub pada saat itu. Visi permainannya, umpan-umpannya yang luar biasa, dan kaki kirinya yang "ajaib" membuatnya menjadi pemain yang sangat dicintai oleh para penggemar Arsenal.
Baru-baru ini, Football London melaporkan bahwa kekayaan bersih Ozil saat ini sekitar £100 juta. Angka ini menjadikan mantan pemain internasional Jerman tersebut sebagai salah satu pemain pensiunan terkaya dengan strategi keuangan yang cerdas.
Bahkan saat masih aktif bermain, Ozil mempersiapkan masa depan dengan memperluas investasinya. Ia mendirikan organisasi esports M10 Esports, mengembangkan merek fesyennya sendiri, dan membangun portofolio properti di beberapa negara Eropa serta Turki.
![]() |
Ozil membentuk kemitraan yang baik dengan Mathieu Flamini. |
Salah satu proyek Ozil yang paling terkenal setelah pensiun dari bermain adalah kemitraan bisnisnya dengan mantan rekan setimnya di Arsenal, Flamini. Bersama-sama, mereka mendirikan merek perawatan pribadi pria bernama UNITY pada tahun 2018.
Ide kolaborasi ini bermula dari hubungan dekat antara Ozil dan Flamini saat mereka bermain bersama di Arsenal. Selama sesi latihan atau istirahat setelah pertandingan, Flamini sering berbagi rencana bisnisnya dengan rekan setimnya. Hal ini membuat Ozil memberi julukan Flamini sebagai "sang pengusaha".
Yang perlu diperhatikan, kekayaan bersih Flamini bahkan berkali-kali lipat lebih besar daripada Ozil. Ia ikut mendirikan perusahaan biokimia GF Biochemicals pada tahun 2008. Berkat langkah berani di bidang bioteknologi ini, Flamini diperkirakan memiliki kekayaan bersih lebih dari £10 miliar, menjadikannya salah satu pesepakbola terkaya di dunia .
Ozil pernah bercerita bahwa Flamini sangat membantunya di awal kariernya di London. Percakapan bisnis setelah sesi pelatihan mengarah pada gagasan untuk bekerja sama dalam proyek-proyek mendatang.
Sumber: https://znews.vn/ozil-giau-co-sau-giai-nghe-post1632989.html











