Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

'Gol bunuh diri' telah menjadi ciri khas Arsenal.

Pada malam tanggal 31 Januari, kemenangan Arsenal 4-0 atas Leeds meninggalkan detail statistik yang luar biasa: gol bunuh diri hampir melampaui rekor gol tim London tersebut di Liga Premier musim ini.

ZNewsZNews01/02/2026


Tendangan sudut Arsenal kini telah menjadi senjata berbahaya.

Pada menit ke-56 di Elland Road, dari tendangan sudut melengkung yang diambil oleh Noni Madueke, kiper Karl Darlow, dalam upaya menyelamatkan bola, malah meninjunya langsung ke gawangnya sendiri. Situasi menjadi lebih ironis ketika Dominic Calvert-Lewin tanpa sengaja menghalangi pandangan rekan setimnya, sehingga mencegahnya melakukan penyelamatan yang akurat.

Gol tersebut dihitung sebagai gol bunuh diri, menandai kelima kalinya musim ini Arsenal mendapatkan gol dengan cara ini di Liga Premier.

Jumlah tersebut cukup untuk menyamai rekor gol bunuh diri Viktor Gyokeres dan Leandro Trossard untuk Arsenal. Bahkan, pada saat itu, jika Gyokeres tidak mencetak gol di babak kedua, gol bunuh diri akan sementara menduduki puncak daftar pencetak gol The Gunners di liga utama Inggris.

Faktanya, gol bunuh diri telah menjadi sumber gol paling konsisten Arsenal musim ini. Gol-gol tersebut berasal dari tekanan konstan yang diciptakan oleh tim Mikel Arteta, terutama dari tendangan sudut. Umpan silang yang rumit ke dalam kotak penalti seringkali menimbulkan kekacauan, memaksa lawan kebingungan dan melakukan kesalahan.

Barulah setelah Gyokeres mencetak gol keenamnya musim ini, keadaan kembali normal. "Gol bunuh diri" turun ke posisi kedua dengan 5 gol, sama dengan Trossard, sementara Gyokeres naik ke puncak.

Namun, kisah ini menunjukkan bahwa Arsenal dapat menang bukan hanya melalui kehebatan individu, tetapi juga dengan menciptakan tekanan yang cukup untuk membuat lawan mereka runtuh dengan sendirinya.

Namun, pendekatan Arsenal terhadap tendangan sudut juga memicu kontroversi. Mantan wasit Mark Clattenburg menyerukan tindakan korektif dari Liga Premier.

Menurutnya, Arsenal sering memanfaatkan bola mati dengan mengepung dan mengunci ruang gerak kiper lawan. Gaya bermain ini secara bertahap menjadi tren di Liga Premier, tetapi Clattenburg percaya hal itu mencoreng citra liga.


Sorotan Leeds 0-4 Arsenal: Arsenal menunjukkan kekuatan yang mengesankan saat bermain tandang dan mengamankan 3 poin yang meyakinkan pada putaran ke-24 Liga Premier pada 31 Januari. Sumber: https://znews.vn/phan-luoi-tro-thanh-dac-san-cua-arsenal-post1624390.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
SIANG HARI DI PULAU CRANE

SIANG HARI DI PULAU CRANE

80 tahun

80 tahun

matahari terbenam

matahari terbenam