Isco kembali ke tim nasional Spanyol. Foto: Reuters . |
Mengenai perasaannya saat kembali mengenakan seragam tim nasional, Isco mengatakan: "Panggilan ini lebih istimewa daripada panggilan pada tahun 2013, ketika itu adalah pertama kalinya saya bersama tim nasional. Saat itu, saya masih muda dan kurang berpengalaman. Sekarang, saya sedang melewati masa-masa sulit, jadi saya sangat menghargai panggilan ini."
Terakhir kali Isco mengenakan seragam tim nasional adalah pada tahun 2019, sebelum anak-anaknya lahir. Saat itu, Lamine Yamal bermain untuk tim U12 Barcelona.
"Anak-anak saya lebih gembira mengetahui bahwa saya akan bermain bersama Lamine Yamal daripada mengetahui bahwa saya kembali ke tim nasional," tambah Isco.
Dengan 12 gol dan 10 assist di musim 2024/25, Isco memainkan peran penting dalam perjalanan luar biasa Real Betis di Conference League. Meskipun hanya finis sebagai runner-up, Isco dan rekan-rekan setimnya melampaui ekspektasi dan membuat sejarah bagi klub di kompetisi Eropa.
Di usia 33 tahun, Isco mengalami kebangkitan yang luar biasa. AS percaya bahwa dipanggil ke tim nasional oleh pelatih Luis de la Fuente adalah penghargaan yang pantas atas usaha sang pemain selama setahun terakhir. Ini dapat dilihat sebagai puncak kedua dalam kariernya, setelah periode memenangkan banyak gelar di Real Madrid.
Timnas Spanyol yang diperkuat Isco akan menghadapi Prancis di semifinal Nations League pada 5 Juni. Jika mereka mencapai final, tim asuhan pelatih De la Fuente berpotensi bertemu Jerman atau Portugal.
"Prancis adalah tim yang sangat kuat dengan banyak pemain berbakat. Tapi kami adalah Spanyol dan kami mengalahkan mereka di Euro 2024. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit," pungkas Isco.
Sumber: https://znews.vn/phan-thuong-xung-dang-cho-isco-post1558187.html







Komentar (0)