Pada Forum Penerbangan Paris yang baru-baru ini diadakan, banyak pemimpin industri militer dan pertahanan Prancis menyatakan bahwa AI bukan lagi sekadar teknologi pendukung, tetapi menjadi perubahan mendasar dalam cara peperangan modern dilakukan.

Secara spesifik, medan perang saat ini bergeser ke model "berbasis data", di mana kemampuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan berbagi data secara real time akan menentukan kecepatan deteksi target dan pengambilan keputusan.
Tujuan jangka panjang militer Prancis adalah membangun kekuatan yang "berbasis data", di mana semua platform tempur—udara, darat, laut, dan siber—terhubung ke dalam sistem terpadu, memungkinkan berbagi data secara real-time dan operasi terkoordinasi. Bersamaan dengan itu, Prancis memberikan penekanan khusus pada interoperabilitas dengan sekutu melalui pengembangan arsitektur terbuka dan standar umum yang memungkinkan sistem senjata untuk terhubung satu sama lain.
RG
Sumber: https://baoangiang.com.vn/phap-tang-toc-ung-dung-ai-trong-quan-doi-a490892.html










