Festival Budaya dan Olahraga kelompok etnis Kinh, Hoa, dan Khmer di provinsi Ca Mau merupakan kesempatan untuk memperkuat solidaritas. Foto: HUYNH LAM
Pertunjukan musik Vietnam yang semarak dan pameran seni dari masyarakat Tionghoa menampilkan budaya tradisional mereka, sementara tarian Khmer menonjol karena keanggunan, ritme, dan ekspresivitasnya. Kehadiran harmonis ketiga bentuk seni ini dalam ruang budaya yang sama secara jelas mencerminkan proses koeksistensi, koneksi, dan pembangunan bersama di antara kelompok-kelompok etnis tersebut.
Setiap tahun selama festival Via Ba pada tanggal 23 bulan ke-3 kalender lunar, kami menyelenggarakan program seni yang menampilkan pertunjukan dari tiga kelompok etnis: Kinh, Khmer, dan Hoa. Pertunjukan selalu dilatih dan dipersiapkan dengan cermat oleh siswa dari Pusat Bahasa Mandarin Duc Tai dan aktor dari Grup Seni Khmer untuk menghibur masyarakat setempat selama malam-malam festival.
Pembangunan berkelanjutan dari budaya
Kegiatan pertukaran budaya tidak hanya terbatas pada nilai pertunjukan; kegiatan ini juga berkontribusi dalam memperkuat kesadaran sosial tentang peran budaya dalam pembangunan manusia dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk lebih memahami adat istiadat, tradisi, kepercayaan, dan kehidupan spiritual satu sama lain, sehingga menumbuhkan rasa hormat terhadap perbedaan dan mempromosikan persatuan nasional. Bagi generasi muda, ini juga merupakan lingkungan penting untuk mempraktikkan budaya, membantu meningkatkan rasa tanggung jawab dalam melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai budaya tradisional.
Dalam konteks masyarakat kontemporer, banyak bentuk budaya rakyat menghadapi risiko kepunahan jika tidak ada pelestarian dan lingkungan yang sesuai untuk transmisinya. Oleh karena itu, menjaga ruang budaya komunitas yang terkait dengan festival tradisional sangatlah penting. Ini bukan hanya solusi penting untuk melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai warisan budaya, tetapi juga ruang budaya komunitas yang selaras dengan arah perkembangan budaya di era baru, menempatkan manusia sebagai pusat dan komunitas sebagai pencipta dan penerima manfaat nilai-nilai budaya.
Pertunjukan tari gendang tersebut dipersembahkan oleh para siswa dari Pusat Bahasa Mandarin Duc Tai.
Mengintegrasikan pelestarian budaya dengan pariwisata, pendidikan tradisional, dan pengembangan kehidupan budaya akar rumput berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan spiritual masyarakat. Pada saat yang sama, ini juga merupakan arah yang tepat untuk pembangunan berkelanjutan berdasarkan sumber daya budaya lokal.
Solidaritas yang kuat antar kelompok etnis bukan hanya elemen inti dalam memperkuat persatuan nasional, tetapi juga membentuk identitas budaya yang khas dari wilayah Ca Mau. Nilai-nilai budaya yang dilestarikan dan dipromosikan oleh masyarakat dari generasi ke generasi telah menjadi sumber daya endogen yang penting, menciptakan momentum bagi pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan.
Tang Vu Khac
Sumber: https://baocamau.vn/phat-huy-nguon-luc-noi-sinh-a129687.html






