Pada tanggal 30 Oktober, menurut informasi dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan Distrik Binh Thanh, unit tersebut akan secara serius mengkritik Dewan Direksi Sekolah Menengah Dong Da, dan pada saat yang sama mengarahkan semua sekolah di distrik tersebut untuk memberikan perhatian khusus pada manajemen siswa.
Bagi siswa yang memfilmkan dan menonton, tergantung tingkat pelanggarannya, akan diberikan tindakan disiplin; teguran, pemberitahuan kepada orang tua siswa untuk berkoordinasi guna membantu mengatasi kekurangannya.
Saat upacara penghormatan bendera, kepala sekolah menyinggung kejadian tersebut untuk membuat siswa jera, mengingatkan, dan mengedukasi seluruh warga sekolah agar mencegah terjadinya kejadian serupa lagi.
Seorang siswa laki-laki memukuli temannya karena perselisihan soal mengambil uang. (Foto: Potongan klip)
Sebelumnya, pada malam 29 Oktober, sebuah klip berdurasi 15 detik yang merekam seorang siswa laki-laki memukuli temannya di kelas diunggah di media sosial.
Siswa laki-laki yang memukul temannya mengenakan kaus olahraga dari Sekolah Menengah Dong Da dan syal merah di lehernya. Menurut rekaman video, siswa laki-laki tersebut memukulinya sambil terus-menerus mengumpat, mencekik, dan memukul kepalanya.
Bapak Lam Huy Hoang, Kepala Sekolah Menengah Dong Da (Distrik Binh Thanh, Kota Ho Chi Minh) mengatakan bahwa insiden itu terjadi di kelas 9A5, setelah berakhirnya periode ke-4 pada pagi hari tanggal 25 Oktober.
" Siswa laki-laki itu memukul temannya karena konflik soal pengambilan uang ," kata Tn. Hoang.
Saat kejadian, tidak ada pengawas atau guru yang hadir sehingga mereka tidak dapat turun tangan. Ketika insiden tersebut terungkap, pihak sekolah meminta kedua siswa laki-laki tersebut untuk menulis laporan dan mengundang orang tua mereka ke sekolah untuk membahas masalah tersebut.
" Pada tanggal 29 Oktober, pihak sekolah mengundang dua orang tua ke sekolah untuk bekerja. Pihak yang memukul temannya meminta maaf, setuju untuk membayar kompensasi, dan diterima oleh pihak yang dipukuli," tambah Bapak Hoang.
Terkait insiden tersebut, Bapak Ho Tan Minh, Kepala Kantor Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa Departemen tersebut juga telah menerima laporan dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan Distrik Binh Thanh.
Lam Ngoc
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)