Kelurahan Hai Ba Trung dibentuk setelah penggabungan besar-besaran sesuai dengan resolusi Komite Tetap Majelis Nasional , dengan jumlah penduduk yang mengesankan, yaitu lebih dari 91.000 jiwa dan 28.175 rumah tangga. Namun, sebelum rencana tersebut disetujui, model pengelolaan lama dengan 61 kelompok perumahan (TDP) menunjukkan banyak kekurangan. Karena urbanisasi dan fluktuasi penduduk, banyak TDP yang terlalu kecil, gagal memenuhi standar Keputusan Pemerintah No. 185/2026/ND-CP (standar minimum adalah 700 rumah tangga). Sebaliknya, beberapa kompleks apartemen dan kawasan perkotaan baru memiliki kepadatan penduduk yang terlalu tinggi, menciptakan tekanan besar pada tim pengelola. Situasi ini menyebabkan penyebaran sumber daya, mengurangi efektivitas kepemimpinan dari pemerintah kelurahan, dan menghambat pemerintahan mandiri dan kegiatan masyarakat di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, pelaksanaan Proyek Reorganisasi Kawasan Perumahan merupakan kebutuhan mendesak dan objektif untuk menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh.

Pada sesi ketiga (sesi khusus) periode kedua, yang diadakan pada tanggal 29 Juni 2026, Dewan Rakyat Kelurahan Hai Ba Trung berfokus pada pembahasan dan secara bulat menyetujui resolusi untuk menyesuaikan batas-batas 61 wilayah kependudukan yang ada saat ini menjadi 25 wilayah kependudukan baru. Setelah reorganisasi, kelurahan tersebut akan memiliki 7 wilayah kependudukan dengan skala 700 hingga kurang dari 1.000 rumah tangga dan 18 wilayah kependudukan besar dengan lebih dari 1.000 rumah tangga. Seiring dengan pengurangan 36 unit organisasi, jumlah personel non-profesional di tingkat akar rumput juga akan dikurangi secara signifikan dari 188 menjadi 118. Model personel baru di setiap wilayah kependudukan akan memiliki maksimal 5 orang, dengan memprioritaskan konsolidasi posisi-posisi kunci seperti Sekretaris Cabang Partai, Ketua Wilayah Kependudukan, Kepala Komite Front Persatuan Nasional, dan Wakil Ketua Wilayah Kependudukan. Langkah ini sangat diapresiasi oleh perwakilan Dewan Rakyat di wilayah tersebut karena secara signifikan mengurangi tekanan pada anggaran negara sekaligus membuka peluang untuk menyeleksi, meningkatkan kualitas, dan meningkatkan efektivitas pejabat tingkat akar rumput.

Resolusi untuk menyetujui rencana tersebut pada sidang ini memiliki makna mendalam dalam banyak aspek. Pertama, mendefinisikan ulang batas-batas wilayah permukiman sesuai dengan jaringan jalan yang ada, menghilangkan situasi tumpang tindih, membantu pemerintah dan kepolisian mengelola kependudukan, keamanan dan ketertiban, serta pencegahan dan pengendalian kebakaran dengan cara yang lebih terpusat, lancar, dan jelas. Kedua, model wilayah permukiman baru menciptakan kondisi optimal untuk pengoperasian lembaga budaya yang efektif. Pusat-pusat budaya dan titik-titik kegiatan masyarakat yang ada akan ditinjau dan dikelola secara seragam untuk melayani kebutuhan masyarakat dengan sebaik-baiknya setelah penggabungan. Lebih penting lagi, model yang disederhanakan ini merupakan landasan yang kokoh untuk mempercepat proses transformasi digital dan membangun e-government dari tingkat akar rumput kota.
Berlandaskan prinsip kehati-hatian dan memprioritaskan kepentingan rakyat, pemerintah kelurahan berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal bagi prosedur administrasi, memperbarui data penduduk, dan mengubah dokumen sesuai kebutuhan warga, memastikan ketidaknyamanan dan gangguan minimal terhadap kehidupan mereka. Tingkat konsensus publik yang tinggi dan semangat bertanggung jawab dari perwakilan Dewan Rakyat merupakan kunci bagi kelurahan Hai Ba Trung untuk membangun tatanan pemerintahan yang baru, modern, dan berkelanjutan.
Sumber: https://hanoimoi.vn/phuong-hai-ba-trung-dot-pha-tu-tinh-gon-to-dan-pho-1209728.html








