
ProPak 2025 mempertemukan hampir 400 peserta pameran dari 26 negara dan wilayah. Ini adalah kesempatan berharga bagi bisnis dan para profesional industri untuk bertemu, mengeksplorasi , dan bertukar ide.
Secara khusus, tahun ini ProPak terus mengembangkan program Pencocokan Bisnisnya – sebuah platform yang menghubungkan pembeli dan pemasok secara langsung, satu lawan satu, secara global.
Selain sekadar memamerkan produk, ProPak 2025 memberikan penekanan khusus pada pembaruan pengetahuan dan tren industri melalui lokakarya.

Sementara itu, Pameran Internasional ke-12 tentang Bahan Baku, Peralatan, dan Mesin untuk Industri Plastik dan Karet mempertemukan 50 peserta pameran dari 12 negara dan wilayah. Kegiatan ini mencakup serangkaian seminar tematik yang memberikan informasi terkini kepada peserta tentang tren terbaru dalam industri plastik dan karet.
Pameran ini juga mencakup lokakarya berjudul "Seni Van Gogh dari Plastik Daur Ulang," yang menjanjikan pengalaman unik seni daur ulang di Vietnam.
Menurut penyelenggara, dalam konteks tujuan global net zero, negara-negara secara aktif menerapkan peta jalan pengurangan emisi dan mengembangkan model ekonomi sirkular untuk meminimalkan dampak perubahan iklim. ProPak merupakan kesempatan bagi bisnis untuk mengakses teknologi canggih, merasakan langsung material kemasan modern, dan mengeksplorasi solusi berkelanjutan, membantu bisnis meningkatkan daya saing mereka dan tetap terdepan dalam tren pembangunan ramah lingkungan.






Komentar (0)