Kayu manis diperoleh dari kulit bagian dalam pohon yang termasuk dalam famili Cinnamomum. Ketika kulit ini dikupas, ia akan menggulung saat kering, membentuk batang kayu manis. Batang kayu manis ini dapat dikunyah, digunakan untuk membuat teh, atau digiling menjadi bubuk untuk ditaburkan pada makanan, menurut USA Today .
Manfaat lain yang kurang dikenal adalah kemampuan kayu manis untuk memperpanjang umur simpan makanan berkat sifat antioksidan alaminya.

Kayu manis dapat dikunyah, diseduh menjadi teh, atau digiling menjadi bubuk untuk ditaburkan pada makanan.
Foto: AI
Manfaat kesehatan kayu manis
Selain meningkatkan cita rasa masakan, kayu manis juga mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, seperti karbohidrat, serat, protein, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, serta vitamin A dan K.
Bahan-bahan ini membantu memberikan energi, mendukung pencernaan, menjaga massa otot, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Salah satu manfaat penting kayu manis adalah kemampuannya membantu mengontrol kadar gula darah.
Menurut Erin Palinski-Wade, seorang ahli diet terdaftar di AS, kayu manis dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga membantu mengatur kadar gula darah.
Hanya setengah sendok teh kayu manis sehari dapat memberikan efek yang nyata dalam menstabilkan gula darah, terutama bermanfaat bagi mereka yang berisiko terkena diabetes tipe 2.
Menurut Palinski-Wade, kayu manis juga sering digunakan sebagai pengganti gula dalam masakan karena rasa manis alaminya, yang menambah cita rasa tanpa meningkatkan jumlah kalori.
Selain itu, kayu manis juga merupakan sumber antioksidan seperti polifenol, yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas dan stres oksidatif.
Jen Messer, seorang ahli nutrisi di AS, lebih lanjut menjelaskan bahwa kayu manis dapat membantu mengurangi peradangan, yang berpotensi membatasi penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker.
Selain itu, kayu manis membantu menurunkan kolesterol LDL jahat, mengurangi kembung dan gangguan pencernaan, serta dapat berkontribusi dalam melindungi sel saraf dan mengurangi risiko penyakit degeneratif otak seperti Alzheimer.

Kayu manis dapat efektif dalam menstabilkan kadar gula darah.
Foto: AI
Catatan tentang penggunaan kayu manis
Namun, meskipun kayu manis bermanfaat bagi kesehatan, penggunaan berlebihan dapat memberikan efek sebaliknya. Mengonsumsi terlalu banyak kayu manis dapat menyebabkan reaksi alergi mulai dari ringan hingga parah.
Saat ini belum ada batasan resmi mengenai jumlah kayu manis yang boleh digunakan, tetapi menurut Ibu Messer, kebanyakan orang dapat menggunakan sekitar satu sendok teh kayu manis per hari.
Penelitian dari Departemen Pertanian AS juga menegaskan bahwa penggunaan setengah sendok teh setiap hari aman dan tidak menyebabkan efek samping.
Menurut Ibu Messer, kayu manis Cassia mengandung senyawa yang disebut kumarin, yang dapat menyebabkan kerusakan hati jika digunakan dalam dosis tinggi dalam jangka waktu lama.
Oleh karena itu, mengontrol dosis dan memilih jenis kayu manis yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan manfaat kesehatan yang ditawarkan rempah ini.
Sumber: https://thanhnien.vn/que-tot-cho-suc-khoe-the-nao-185250716165406819.htm







Komentar (0)