Menurut Bapak Nguyen Hong Phuc, Direktur Pusat Kebudayaan Pemuda Kota Ho Chi Minh, proyek ini lahir dari keinginan untuk menciptakan ruang terbuka di mana orang-orang, terutama kaum muda, dapat bersantai, bertemu, menikmati seni, dan menumbuhkan kebiasaan membaca dalam gaya hidup perkotaan modern.

Direktur Pusat Kebudayaan Pemuda Kota Ho Chi Minh, Nguyen Hong Phuc ( tengah ), memperkenalkan ruang Book Garden 21.
Foto: Lac Xuan
Terinspirasi oleh citra "taman buku," Book Garden 21 dirancang dengan banyak ruang hijau, pojok baca, kafe, dan area komunitas. Ruang ini buka setiap hari dari pukul 7 pagi hingga 10 malam. Selain membaca, tempat ini juga menyelenggarakan pertunjukan seni di akhir pekan, kursus pelatihan keterampilan seni, dan acara temu sapa dengan penulis dan pengarang.
Saat ini, Book Garden 21 memiliki lebih dari 200 judul buku di berbagai bidang seperti sastra, keterampilan hidup, sains , sejarah, dan buku-buku tentang Presiden Ho Chi Minh. Salah satu daya tarik model ini adalah "gerobak buku pengetahuan," yang menawarkan layanan membaca di tempat dengan biaya 10.000 VND per buku selama dua jam. Di masa mendatang, Pusat Kebudayaan Pemuda Kota Ho Chi Minh berencana untuk memperluas model ini ke ruang yang lebih besar yang disebut "Ruang Baca Kunang-kunang" setelah kantor pusat barunya selesai dibangun.
Sumber: https://thanhnien.vn/ra-mat-khong-gian-doc-sach-giua-long-tphcm-185260607213534566.htm






