Sayuran beku tidak hanya praktis, tetapi juga seringkali lebih murah daripada sayuran segar. Sayuran beku dapat disimpan dalam waktu lama, sehingga membantu meminimalkan pemborosan makanan, menurut situs web kesehatan Health News .
Eva De Angelis, seorang ahli gizi di Argentina, membagikan beberapa informasi bermanfaat tentang sayuran beku.
Sayuran beku mempertahankan banyak nutrisi, terutama senyawa tumbuhan seperti lutein dan flavonoid.
Foto ilustrasi: Freepik
Nilai gizi sayuran beku
Saat dibekukan, enzim dalam buah dan sayuran berhenti berfungsi, sehingga membantu menjaga nutrisi bermanfaatnya.
Menurut penelitian, sayuran umum seperti brokoli, wortel, dan kacang polong mempertahankan jumlah nutrisi yang signifikan saat dibekukan dibandingkan saat disimpan di lemari es.
Sayuran beku mempertahankan banyak nutrisi, terutama senyawa tumbuhan seperti lutein dan flavonoid. Lutein, yang melimpah dalam sayuran hijau, berperan penting dalam melindungi mata dan otak. Sementara itu, flavonoid, dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya, membantu melindungi tubuh dari radikal bebas berbahaya.
Salah satu manfaat terbesar membekukan sayuran adalah membantu menjaga vitamin dan mineral. Sayuran beku sama baiknya dengan sayuran segar dalam hal vitamin C, folat, vitamin A, serta mineral seperti magnesium, seng, kalsium, tembaga, dan zat besi.
Namun, pembekuan setelah blansing dapat mengubah tekstur sayuran, membuatnya lebih lunak saat dicairkan. Warna sayuran juga mungkin terpengaruh, tetapi ini tidak berarti hilangnya nilai gizi.
Buah dan sayuran segar yang disimpan di lemari es dalam waktu lama dapat kehilangan sebagian nutrisinya. Oleh karena itu, dalam hal ini, memilih sayuran beku akan membantu memastikan Anda tetap memiliki cukup nutrisi penting untuk tubuh Anda.
Apakah Anda sebaiknya memilih sayuran segar atau beku?
Sayuran segar umumnya lebih disukai konsumen karena mempertahankan rasa segarnya, terutama setelah dipanen. Namun, sayuran segar juga rentan terhadap pembusukan dan kehilangan nutrisi jika tidak disimpan dengan benar.
Sebaliknya, sayuran beku menawarkan kemudahan. Sayuran beku sudah disiapkan sebelumnya, sehingga menghemat waktu memasak. Selain itu, sayuran beku seringkali lebih terjangkau dan mempertahankan lebih banyak nutrisi dibandingkan sayuran segar yang disimpan dalam jangka waktu lebih lama.
Cara memilih sayuran beku
Saat membeli sayuran beku, prioritaskan sayuran yang tidak mengandung tambahan garam atau pengawet. Sayuran seperti ini akan mempertahankan rasa alami dan kandungan nutrisinya.
Setelah membeli, simpan sayuran di dalam freezer pada suhu -18°C atau lebih rendah. Semakin rendah suhunya, semakin lama sayuran akan mempertahankan kesegaran dan nutrisinya.
Jika disimpan dengan benar, sayuran beku dapat mempertahankan nutrisinya selama sekitar 12 bulan.
Namun, proses mencairkan dan membekukan kembali sayuran secara berulang akan menyebabkan sayuran kehilangan nutrisi, terkontaminasi bakteri berbahaya, dan membusuk.
Sumber: https://thanhnien.vn/rau-dong-lanh-co-mat-chat-dinh-duong-185241016164547746.htm






Komentar (0)