![]() |
Skandal ini mencerminkan kelemahan besar dalam sistem manajemen medis Real Madrid. Foto: Idman.biz . |
Mantan ahli gizi Real Madrid, Itziar Gonzalez de Arriba, menuduh tim medis klub menggunakan versi gratis ChatGPT untuk memberikan saran diet kepada para pemain bintang klub.
Menurut Goal.com, dia memposting informasi ini langsung di halaman Instagram pribadinya tak lama setelah skandal cedera Kylian Mbappe mencuat.
Berdasarkan isi unggahan tersebut, Ibu Gonzalez menyatakan keterkejutannya atas prosedur kerja yang tidak profesional di Bernabeu.
"Saya tidak tahu mana yang lebih buruk: kesalahan diagnosis atau fakta bahwa mereka meresepkan suplemen berdasarkan hasil dari versi gratis ChatGPT," tulis mantan karyawan itu di media sosial.
![]() |
Sebuah unggahan di Instagram oleh mantan ahli gizi yang mengkritik tim medis Real Madrid. Foto: Itziar Gonzalez de Arriba. |
Ibu Gonzalez menyatakan bahwa situasi ini berakar dari konflik internal dan faksionalisme dalam tim medis. Ia mengungkapkan bahwa ia diberhentikan secara tiba-tiba sebelum musim dimulai, meskipun metode kerjanya sangat dihargai oleh para pemain.
Seorang mantan anggota staf medis mengatakan bahwa beberapa bintang telah langsung menemui Presiden Florentino Perez untuk memuji peningkatan kesehatan mereka berkat diet mereka, tetapi hal ini secara tidak sengaja menciptakan permusuhan dari para dokter dan staf dapur.
Akibatnya, para pemain bahkan diinstruksikan oleh departemen medis untuk berhenti mengikuti pedoman nutrisi Gonzalez. Konfrontasi ini menciptakan lingkungan kerja yang beracun di mana individu-individu yang kompeten disingkirkan untuk memberi jalan bagi mereka yang "memiliki koneksi yang baik tetapi kurang kompeten."
Saat ini, Ibu Gonzalez telah mengajukan gugatan terhadap Real Madrid untuk mencari keadilan setelah kontraknya diakhiri tanpa batas waktu pada akhir tahun 2025.
Konsekuensi dari manajemen yang longgar ini telah membuat Real Madrid menjadi sasaran kritik media internasional. Reputasi klub telah rusak parah karena para ahli medis berpendapat bahwa menyediakan AI gratis kepada atlet adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Hal ini juga menyebabkan pembersihan besar-besaran di departemen medis pada awal tahun 2026, dengan banyak anggota staf yang diberhentikan dan Dr. Niko Mihic harus kembali untuk memperbaiki situasi tersebut.
![]() |
Ibu Gonzalez bersama para bintang Real Madrid. Foto: Facebook. |
Insiden tersebut menjadi semakin memanas karena bertepatan dengan skandal cedera yang melibatkan superstar Kylian Mbappe. Beberapa laporan di media sosial mengklaim bahwa tim medis klub secara keliru melakukan MRI pada kaki yang salah ketika striker Prancis itu mengalami masalah lutut. Mbappe segera membantah tuduhan tersebut.
Namun demikian, jurnalis Daniel Riolo dengan keras menuduh sang striker "berbohong" untuk melindungi kepentingan klub. Menurut Riolo, informasi bahwa tim medis Real Madrid salah mendiagnosis lokasi lutut Mbappe, yang menyebabkannya kembali ke Prancis untuk pemeriksaan ulang, sepenuhnya masuk akal.
"Apa yang telah kami sampaikan telah dikonfirmasi oleh berbagai sumber. Ini bukan informasi palsu. Terus terang saja, dia berbohong. Saya percaya ini adalah skema yang direncanakan dan diatur bersama Real Madrid. Mbappe tidak ingin merugikan kepentingan klub," kata Riolo kepada RMC Sport.
Sumber: https://znews.vn/doi-y-te-real-madrid-dung-chatgpt-mien-phi-de-tu-van-cho-cau-thu-post1638276.html









Komentar (0)