Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Richarlison membantah rumor tentang boikot Piala Dunia.

Striker Tottenham itu membantah laporan yang menyatakan bahwa ia akan absen dari Piala Dunia 2026 karena konflik di Timur Tengah.

ZNewsZNews03/03/2026

Richarlison membantah rumor tentang boikot Piala Dunia.

Richarlison harus mengeluarkan koreksi setelah rumor palsu menyebar di media sosial yang mengklaim bahwa ia akan menolak untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.

Kisah ini bermula dari sebuah unggahan di platform media sosial X. Akun tersebut membagikan gambar yang telah diedit, dan mengaitkannya dengan pernyataan striker Tottenham tersebut: "Saya tidak akan bermain di Piala Dunia sampai perang berakhir."

Foto itu dengan cepat menjadi viral dan memicu rumor bahwa Richarlison akan memboikot Piala Dunia di Amerika Utara sebagai protes terhadap serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Di tengah gelombang spekulasi, striker berusia 28 tahun itu segera angkat bicara untuk membantah klaim tersebut. Dia menegaskan bahwa isi yang beredar sama sekali bukan pernyataannya. "Hanya untuk klarifikasi, karena berita palsu sudah terlalu jauh: Saya tidak pernah mengatakan itu," tulis Richarlison.

Striker Tottenham itu juga menekankan bahwa ia menentang perang, tetapi tidak pernah berniat untuk menolak bermain untuk Brasil di Piala Dunia.

"Meskipun saya menentang semua bentuk perang dan konflik, saya tidak pernah mengatakan saya tidak akan bermain untuk Brasil di Piala Dunia. Saya berharap mereka yang menyebarkan informasi yang salah ini akan menghapus unggahan mereka," tambahnya.

Richarlison anh 1

Striker Tottenham itu juga menekankan bahwa ia menentang perang, tetapi tidak pernah berniat untuk menolak bermain untuk Brasil di Piala Dunia.

Rumor tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir. Konflik memasuki hari keempat setelah serangan yang dilancarkan oleh AS dan Israel pada 1 Maret, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Selanjutnya, Teheran melancarkan serangan balasan terhadap beberapa negara di kawasan Teluk, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Yordania, Arab Saudi, dan Kuwait.

Pemerintah Brasil juga mengutuk serangan tersebut. Dalam pernyataan resmi, pemerintah berpendapat bahwa aksi militer tersebut terjadi ketika pihak-pihak yang bertikai masih dalam proses negosiasi, yang dianggap sebagai satu-satunya jalan yang layak untuk mencapai perdamaian.

Perkembangan geopolitik telah menyebabkan publik mulai mempertanyakan Piala Dunia 2026, yang akan dibuka sekitar 100 hari lagi di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Federasi Sepak Bola Iran bahkan membuka kemungkinan tim nasional mereka menarik diri dari turnamen tersebut. Presiden Mehdi Taj mengakui bahwa suasana saat ini membuat mereka sulit untuk memandang Piala Dunia dengan optimisme.

Iran berada di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Jika mereka berpartisipasi, pertandingan mereka melawan Selandia Baru dan Belgia akan berlangsung di Los Angeles, sedangkan pertandingan mereka melawan Mesir akan diadakan di Seattle.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan konflik tersebut dapat berakhir dalam waktu empat minggu, yang berarti AS masih memiliki lebih dari dua bulan untuk mempersiapkan Piala Dunia.

Sumber: https://znews.vn/richarlison-phu-nhan-tin-don-tay-chay-world-cup-post1631955.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Mengagumi

Mengagumi

Para pemuda Thanh Vinh menampilkan tarian massal untuk merayakan peringatan 50 tahun penyatuan kembali negara pada tanggal 30 April 2025.

Para pemuda Thanh Vinh menampilkan tarian massal untuk merayakan peringatan 50 tahun penyatuan kembali negara pada tanggal 30 April 2025.

Pertahankan sedikit esensi Hue, sayangku!

Pertahankan sedikit esensi Hue, sayangku!