![]() |
(Baoquangngai.vn) - Setelah hampir sebulan di laut, kapal-kapal penangkap ikan lepas pantai berbaris untuk berlabuh di pelabuhan guna melayani pasar liburan Tet. Suasana di pelabuhan-pelabuhan perikanan ramai dan meriah.
![]() |
Setelah 28 hari di laut, kapal penangkap ikan milik nelayan Pham Cu Anh dari desa Dinh Tan, komune Binh Chau (kecamatan Binh Son) berlabuh di pelabuhan perikanan Sa Ky, komune Binh Chau, yang disambut dengan gembira oleh para nelayan. Kapal tersebut berhasil menangkap 7 ton ikan, sebagian besar berupa ikan terbang besar. Dengan harga jual 70-80 ribu VND/kg, setelah dikurangi biaya awak kapal, setiap orang memperoleh sekitar 8 juta VND.
"Meskipun harga jualnya lebih rendah daripada perjalanan memancing sebelumnya, hasil tangkapannya bagus. Setelah menghabiskan banyak liburan Tet di laut, tahun ini kami semua ingin pulang untuk bersama keluarga. Kami akan beristirahat dan kemudian menyiapkan perbekalan sebelum kembali melaut setelah Tet," kata Bapak Anh dengan gembira.
Setelah 20 hari di laut di daerah penangkapan ikan Hoang Sa, kapal penangkap ikan QNg 90744 TS milik nelayan Bui Hoa dari desa Dinh Tan, komune Binh Chau, akhirnya berlabuh di pelabuhan Sa Ky, yang disambut dengan gembira oleh para nelayan. Kapal tersebut berhasil menangkap 4 ton berbagai jenis ikan, dan setelah dikurangi biaya, setiap awak kapal memperoleh penghasilan sekitar 10 juta VND. Kapal penangkap ikan QNg 90316 TS milik nelayan Do Chi Binh juga penuh dengan ikan. Dua belas awak kapal terlibat dalam kegiatan menyelam di daerah Hoang Sa.
![]() |
![]() |
| Perahu-perahu nelayan kembali dengan muatan ikan. |
![]() |
Meskipun kondisi cuaca kurang menguntungkan selama perjalanan memancing akhir tahun, kapal tersebut berhasil menangkap banyak ikan dan cumi-cumi berharga seperti kerapu merah, kakap, barramundi, dan cumi-cumi. Kapal penangkap ikan ini menangkap lebih dari 7 ton berbagai jenis ikan, menghasilkan pendapatan sekitar 600 juta VND. Setelah dikurangi biaya, setiap anggota kru memperoleh sekitar 30 juta VND.
“Setelah berhari-hari di laut, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar daripada merayakan Tet (Tahun Baru Imlek) bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Kami memanfaatkan waktu ini untuk pulang berbelanja keperluan Tet dan merayakan Tahun Baru bersama keluarga. Pada hari ke-10 bulan pertama kalender lunar, kapal akan berlayar kembali,” ujar Bapak Binh.
![]() |
Sementara ratusan perahu nelayan berlabuh untuk merayakan Tahun Baru Imlek tradisional, puluhan perahu nelayan milik nelayan dari provinsi Quang Ngai sibuk membersihkan, mengisi bahan bakar, dan menimbun kebutuhan pokok sebagai persiapan untuk melaut selama liburan.
![]() |
![]() |
| Perahu-perahu itu berlabuh di pelabuhan untuk menjual ikan hasil tangkapan mereka. |
![]() |
Setelah berlabuh untuk menjual hasil tangkapannya kepada para pedagang, kapal nelayan QNg 95693 TS, yang dinakhodai oleh Bapak Tran Van Trung dari desa Dinh Tan, komune Binh Chau, berbalik arah dan kembali ke laut. Bagi para nelayan, perjalanan memancing selama Tet (Tahun Baru Imlek) adalah perjalanan yang istimewa. Selain perbekalan pokok, mereka juga membawa bunga segar, banh chung (kue beras tradisional Vietnam), banh tet (jenis kue beras Vietnam lainnya), manisan buah, anggur, bir, dan lain-lain, untuk dipersembahkan pada tengah malam di malam Tahun Baru dan menyambut tahun baru di laut.
“Selama Tet (Tahun Baru Imlek), semua orang ingin berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi tahun ini industri perikanan menghadapi kesulitan, jadi kami memutuskan untuk melaut sepanjang liburan. Saat ini, jumlah kapal penangkap ikan lebih sedikit, sehingga lebih mudah untuk menangkap banyak stok makanan laut yang berharga, dan dengan harga jual yang tinggi, perjalanan memancing selama Tet akan menghasilkan pendapatan yang tinggi,” ungkap Bapak Trung.
![]() |
| ||
![]() |
| Ikan-ikan tersebut disortir dan dikemas dalam es, menunggu untuk dimuat ke truk guna didistribusikan ke pasar di dalam dan luar provinsi. |
Menurut Badan Pengelola Pelabuhan Perikanan Provinsi, dari tanggal 20 bulan ke-12 kalender lunar hingga saat ini, 1.180 kapal penangkap ikan telah berlabuh di pelabuhan-pelabuhan di seluruh provinsi untuk merayakan Tet (Tahun Baru Imlek). Saat ini, 62 kapal penangkap ikan, dengan 378 nelayan, berada di laut selama Tet, termasuk 12 kapal dari distrik Binh Son, 4 kapal dari kota Quang Ngai, dan 46 kapal dari kota Duc Pho.
Menurut Nguyen Van Muoi, kepala Dinas Perikanan Provinsi, dinas tersebut telah menugaskan petugas untuk bertugas 24/7 guna memantau sistem pelacakan kapal untuk melacak dan mengawasi kegiatan penangkapan ikan, serta memberikan dukungan tepat waktu jika terjadi keadaan darurat. Bersamaan dengan itu, mereka berupaya mencegah pelanggaran peraturan tentang pemberantasan penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU), memastikan bahwa tidak ada kapal yang melanggar perairan asing.
Dilakukan oleh: ÁI KIỀU - MAI LỰC
BERITA DAN ARTIKEL TERKAIT:
Sumber


















Komentar (0)