Sepanjang 90 menit di lapangan, James secara konsisten membuat perbedaan berkat kemampuannya mengendalikan permainan dan kreativitasnya. Dia melakukan 5 umpan yang menciptakan peluang mencetak gol bagi rekan setimnya, melepaskan 3 tembakan, menyentuh bola sebanyak 85 kali, dan melakukan 22 dribel.
Selain itu, mantan bintang Real Madrid ini berhasil menyelesaikan 6 umpan panjang, memenangkan 3 duel, merebut bola 4 kali, dan mencapai tingkat keberhasilan dribbling 100%.
Meskipun Kolombia gagal mengamankan kemenangan ketika gol Davinson Sanchez dianulir oleh VAR karena offside, penampilan James tetap dipuji tinggi oleh para ahli. Gelandang berusia 35 tahun itu menjadi faktor kunci dalam membantu Kolombia mengendalikan permainan, sehingga mempertahankan posisi puncak di Grup K dan mengamankan tempat mereka di Babak 32 Besar.
![]() |
James tampil mengesankan di usia 34 tahun. Foto: Reuters . Mungkin Anda juga suka |
Sebaliknya, Cristiano Ronaldo tampil kurang memuaskan. Kapten Portugal itu bermain penuh selama 90 menit tetapi tidak mencetak gol maupun memberikan assist.
CR7 juga gagal menciptakan peluang bagi rekan setimnya, tidak menyelesaikan satu pun dribel yang sukses, dan hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran. Selain itu, ia mengalami dua tembakan yang diblok, hanya menyentuh bola sebanyak 35 kali, dan hanya memenangkan dua duel.
Perbedaan penampilan kedua bintang yang telah bertahun-tahun berkompetisi di Eropa ini memudahkan para penggemar untuk membandingkan mereka. Pada hari ketika Ronaldo dinetralisir oleh pertahanan Kolombia, James membuktikan kelasnya dengan memimpin permainan, sehingga menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut dan mengungguli rekan senegaranya dari Portugal.
Sumber: https://znews.vn/ronaldo-lu-mo-truc-james-rodriguez-post1663861.html





























































