Area wawancara pasca pertandingan setelah kemenangan telak Portugal atas Uzbekistan menjadi menarik perhatian ketika seorang reporter mengajukan pertanyaan kepada Cristiano Ronaldo tentang Lionel Messi.
Jurnalis itu baru saja menyebutkan penampilan Messi melawan Austria, dan juga menyebut Kylian Mbappe, ketika superstar Portugal itu langsung menoleh ke reporter lain, memberi isyarat untuk mengganti pertanyaan, dan berkata singkat: "Pertanyaan selanjutnya."

Pemenang Ballon d'Or lima kali itu tidak berdebat atau ingin terlibat dalam perbandingan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dengan Messi. Reaksi ini semakin patut diperhatikan karena Ronaldo baru saja menjalani malam yang spektakuler, membungkam semua keraguan dengan pencapaian bersejarah.
Setelah hasil imbang di pertandingan pembuka melawan Republik Demokratik Kongo (1-1), striker berusia 41 tahun itu menghadapi banyak kritik. Beberapa pendapat menyarankan agar ia dicadangkan, dan beberapa bahkan berpendapat sudah saatnya mengakhiri karier internasionalnya.
Menanggapi kritik dan skeptisisme tersebut, striker kelahiran 1985 itu membalasnya dengan mencetak dua gol melawan Uzbekistan.
Kapten Portugal itu mencetak dua gol di babak pertama, memberikan kontribusi signifikan pada kemenangan 5-0. Gol pembukaannya menjadikannya pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol di enam Piala Dunia , dimulai pada turnamen 2006.
Dua gol ini juga menjadikan total gol Ronaldo di final Piala Dunia menjadi 10. Ia melampaui legenda Eusebio (9 gol) untuk menjadi pencetak gol terbanyak Portugal di turnamen ini.
Mencetak dua gol pada usia 41 tahun 138 hari, Ronaldo juga menjadi pemain tertua yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Ia adalah pemain tertua kedua yang mencetak gol di turnamen tersebut, hanya di belakang legenda Kamerun Roger Milla, yang mencetak gol melawan Rusia di Piala Dunia 1994 pada usia 42 tahun 39 hari.
Sebelumnya, dalam pertandingan pembukaan melawan Republik Demokratik Kongo, Ronaldo mencetak rekor sebagai pemain tertua yang memulai pertandingan Piala Dunia, tidak termasuk penjaga gawang, pada usia 41 tahun dan 132 hari.
Setelah peluit akhir pertandingan melawan Uzbekistan berbunyi, Ronaldo menoleh ke kamera televisi dan berteriak: "Saya kembali!" Ketika ditanya tentang pesan ini di area wawancara, dia menjawab: "Agar orang-orang tidak lupa."
Bintang Portugal itu menambahkan: “Mereka bilang saya harus pensiun, tapi saya masih di sini. Kebisingan di luar selalu seperti itu, tapi kita tidak bisa mengendalikannya. Kita terus maju dan tetap bersatu.”

Pelatih Roberto Martinez juga percaya bahwa persaingan lama antara Ronaldo dan Messi telah membantu keduanya mempertahankan ambisi mereka untuk meraih kemenangan. Ia percaya bahwa Ronaldo tetap menjadi ikon dan panutan profesionalisme di ruang ganti timnas Portugal.
Setelah dua pertandingan, Portugal memiliki 4 poin dan memegang keunggulan signifikan dalam persaingan untuk lolos ke babak selanjutnya di Grup K.
Ronaldo akan menantikan pertandingan melawan Kolombia, sebuah laga yang dapat menentukan posisi puncak grup dan membuka peluang lebih lanjut baginya untuk memperpanjang rekornya di Piala Dunia 2026.

Sumber: https://giaoducthoidai.vn/ronaldo-ngo-lo-cau-hoi-ve-messi-post782645.html





























































