Sepanjang kariernya yang membentang lebih dari dua dekade, Ronaldo dikenal bukan hanya karena disiplin latihannya yang ketat, tetapi juga karena kebiasaan gaya hidupnya yang sangat disiplin. Salah satunya adalah manajemen tidurnya, faktor yang dianggap fundamental bagi kondisi fisik luar biasa sang superstar Portugal.
Alih-alih tidur selama 7-8 jam seperti biasanya, Ronaldo menggunakan metode membagi tidurnya menjadi beberapa siklus pendek, masing-masing berlangsung sekitar 90 menit. Dia mungkin tidur 4-5 kali sehari, bergantian antara latihan, pertandingan, dan istirahat.
Model ini didasarkan pada siklus tidur alami manusia, di mana tubuh menyelesaikan siklus dari tidur ringan hingga tidur nyenyak dalam waktu sekitar 90 menit.
![]() |
Latihan intensif dan gaya hidup sibuk Ronaldo adalah rahasia di balik performa puncaknya. |
Metode ini bukanlah kebetulan. Ronaldo sebelumnya bekerja sama dengan pakar tidur terkenal Nick Littlehales, yang juga telah memberikan nasihat kepada banyak atlet top di seluruh dunia . Tujuannya adalah untuk membantu tubuh pulih lebih cepat, menjaga kewaspadaan, dan meminimalkan kelelahan setelah pertandingan intensitas tinggi.
Yang perlu diperhatikan, rutinitas ini menuntut disiplin yang hampir mutlak. Ronaldo harus mengikuti jadwal yang ketat, mengontrol pencahayaan, suhu ruangan, dan bahkan posisi tidurnya. Setiap elemen dihitung dengan cermat untuk memaksimalkan efisiensi pemulihan.
Di dunia sepak bola tingkat atas, di mana jadwal padat dan tekanan selalu tinggi, tidur bukan lagi sekadar untuk beristirahat. Bagi Ronaldo, itu adalah bagian dari strategi untuk mempertahankan performa puncak.
Justru detail-detail yang tampaknya kecil inilah yang telah berkontribusi menjadikannya salah satu atlet paling tangguh dan konsisten dalam sejarah sepak bola.
Sumber: https://znews.vn/ronaldo-ngu-it-choi-hay-post1637502.html







Komentar (0)