Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apakah mencuci muka terlalu sering baik untuk Anda?

Báo Thanh niênBáo Thanh niên14/12/2024

Mencuci muka adalah langkah penting dalam perawatan kulit, tetapi melakukannya secara berlebihan justru dapat memberikan hasil yang kontraproduktif.


Banyak orang keliru percaya bahwa sering mencuci muka membantu menjaga kebersihan kulit. Namun, mencuci muka terlalu sering justru menghilangkan lapisan minyak pelindung alami kulit, yang menyebabkan kekeringan, iritasi, dan bahkan jerawat, menurut situs kesehatan India Onlymyhealth .

Dr. Vidushi Jain, seorang dokter kulit yang bekerja di India, membagikan beberapa efek berbahaya dari terlalu sering mencuci muka.

rửa mặt

Mencuci muka adalah langkah penting dalam perawatan kulit, tetapi melakukannya secara berlebihan justru dapat memberikan hasil yang kontraproduktif.

Menghilangkan minyak alami kulit.

Mencuci muka terlalu sering dapat membahayakan kulit. Saat Anda mencuci muka, lapisan minyak pelindung alami pada kulit Anda (disebut sebum) akan hilang. Lapisan minyak ini sangat penting, membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kerusakan akibat lingkungan.

Menurut jurnal Research Publication and Review , penggunaan pembersih wajah terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami kulit, membuatnya kering, iritasi, dan bahkan lebih rentan terhadap produksi minyak berlebih.

Kering dan mengelupas

Menurut Jain, ketika kita sering mencuci muka, minyak alami yang melindungi kulit akan hilang, menyebabkan kulit kehilangan kelembapan penting. Hal ini membuat kulit menjadi kering, kasar, dan bahkan pecah-pecah, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Selain itu, kerusakan pada lapisan pelindung kulit membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi dan masalah lainnya.

Lapisan pelindung kulit rusak.

Kulit Anda memiliki lapisan pelindung alami yang membantu melindunginya dari unsur-unsur berbahaya seperti bakteri, polutan, dan alergen.

Lapisan pelindung ini terdiri dari kombinasi minyak alami dan protein, yang membantu mempertahankan kelembapan dan mencegah masuknya zat berbahaya. Jika Anda terlalu sering mencuci muka, lapisan pelindung ini akan melemah, membuat kulit Anda lebih rentan, sensitif, merah, dan gatal.

Rửa mặt nhiều có tốt?- Ảnh 2.

Mencuci muka terlalu sering dapat menyebabkan jerawat.

Kelenjar sebaceous yang terlalu aktif

Ketika kulit kehilangan minyak alaminya karena terlalu sering mencuci muka, tubuh secara otomatis meningkatkan produksi minyak untuk mengimbanginya. Hal ini menyebabkan sekresi minyak berlebih.

Meskipun ini adalah respons alami tubuh untuk menjaga kelembapan kulit, minyak berlebih ini dapat menyumbat pori-pori. Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap jerawat.

Kulit rentan terhadap kemerahan dan iritasi.

Jika kulit terlalu sering dicuci, lapisan pelindung alaminya akan melemah, sehingga menyebabkan peningkatan iritasi dan sensitivitas.

Faktor eksternal seperti cuaca, produk perawatan kulit, atau bahkan gerakan wajah dapat menyebabkan kulit menjadi merah dan terasa tidak nyaman.

Secara khusus, jika Anda menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung alkohol, pewangi, atau asam, iritasi dapat menjadi lebih parah.

Cara mencuci muka yang benar

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), Anda sebaiknya mencuci muka sekali di pagi hari, sekali sebelum tidur, dan setelah berkeringat banyak.

Selain itu, Jain juga menyarankan untuk memilih pembersih wajah yang lembut, tidak mengandung bahan kimia keras atau pewangi, dan cocok untuk setiap jenis kulit seperti kulit berminyak, kering, atau sensitif.



Sumber: https://thanhnien.vn/rua-mat-nhieu-co-tot-185241214183638531.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Mengambil foto kenang-kenangan bersama para pemimpin Kota Ho Chi Minh.

Mengambil foto kenang-kenangan bersama para pemimpin Kota Ho Chi Minh.

Perdamaian

Perdamaian

Anggun

Anggun