
Di penghujung tahun, ketika matahari dan angin masih menerpa dengan ganas di dataran berpasir, jalan pesisir, yang dianggap sebagai jalan terindah di Vietnam, tiba-tiba diwarnai kuning – kuning bunga melaleuca, diam-diam namun cemerlang.
Mulai akhir Desember, deretan pohon akasia di sepanjang jalan Vo Nguyen Giap - Hoa Thang - Hoa Phu serentak bermekaran. Tanpa papan iklan atau ajakan bertindak apa pun, bunga-bunga itu mekar begitu saja, membentang dalam hamparan keemasan yang tak berujung.

Banyak wisatawan awalnya hanya berniat untuk "melihat sekilas," tetapi akhirnya berhenti lebih lama dari yang direncanakan.
Awalnya, kami hanya berencana untuk langsung menuju Bau Trang, tetapi tanpa diduga, kami harus berbalik begitu sampai di titik ini. Seluruh rombongan berdiri di tengah hutan bakau, dan semua orang merasa gembira karena pemandangannya sangat indah.
Pak Pham Hoang Long, seorang turis dari Dong Nai , dengan antusias menceritakan:
.jpeg)
Bunga melaleuca di sini kecil dan halus, tumbuh dalam kelompok padat di ketiak daun. Setiap bunga berukuran sekitar 4-7 cm, dengan kelopak tipis seperti jarum yang berayun tertiup angin laut. Di bawah sinar matahari, seluruh hutan bunga bersinar dengan warna kuning hangat, menonjol di antara pasir putih dan langit biru pucat. Tidak berlebihan atau rumit, tetapi cukup untuk menenangkan jiwa.
Yang membuat musim berbunga melaleuca begitu istimewa adalah kontrasnya. Di tanah kering ini, di mana matahari dan angin dulunya dianggap ganas, bunga-bunga tetap mekar sesuai jadwal. Tanpa perawatan atau budidaya, bunga melaleuca terus-menerus menampilkan keindahannya, sebuah bukti bisu akan ketahanan tanah ini.
Yang paling saya sukai adalah berjalan di tengah hutan bunga sambil tetap dapat mendengar suara angin dan memandang laut biru. Semuanya terasa begitu nyata, begitu murni.
Nguyen Mai Anh, seorang turis dari Kota Ho Chi Minh , berbagi:
.jpeg)
Banyak wisatawan memilih untuk menggabungkan kegiatan melihat bunga melaleuca dengan mengunjungi Bau Trang dan bukit pasir Mui Ne, sehingga perjalanan tidak hanya memiliki tujuan wisata tetapi juga momen-momen tak terlupakan di sepanjang jalan.
.jpeg)
Bagi kaum muda, musim berbunga melaleuca adalah kesempatan untuk mengambil foto-foto yang bermandikan sinar matahari. Bagi pecinta alam, ini adalah alasan untuk berhenti, bernapas, dan mendengarkan bumi dan langit. Dan bagi banyak orang lainnya, warna keemasan bunga melaleuca hanyalah kejutan yang indah, peristiwa tak terduga yang membuat perjalanan menjadi lebih bermakna.
.jpeg)
Di tengah hiruk pikuk kehidupan, di mana setiap orang terbiasa terburu-buru untuk sampai ke tujuan tepat waktu, mekarnya bunga melaleuca di bagian tenggara Lam Dong mengingatkan orang bahwa terkadang, hanya dengan sedikit memperlambat langkah dapat mengubah jalan yang familiar menjadi suasana musim semi.
Sumber: https://baolamdong.vn/sac-hoa-mau-nho-414000.html






Komentar (0)