![]() |
Pelindung layar plastik dan pelindung layar kaca tempered tidak berbeda jauh dalam hal harga, tetapi kemampuannya untuk melindungi layar dari benturan sangat berbeda. Foto: Snakehive . |
Pelindung layar adalah aksesori yang hampir selalu dibeli bersamaan dengan ponsel baru. Namun, tidak semua pelindung layar menawarkan tingkat perlindungan yang sama. Meskipun murah dan ringan, pelindung layar plastik hanya cocok untuk meminimalkan goresan selama penggunaan sehari-hari, sementara ketahanan terhadap benturannya hampir tidak ada.
Menurut situs teknologi Android Authority , film plastik PET atau TPU masih dapat melindungi layar dari goresan kecil yang disebabkan oleh kunci, koin, atau kotoran. Namun, jika tujuannya adalah untuk mengurangi risiko kerusakan saat ponsel terjatuh, kaca tempered tetap menjadi pilihan yang lebih efektif karena kemampuan penyerapan benturannya yang lebih baik.
Saat ini, pelindung layar yang ada di pasaran sebagian besar terbagi menjadi dua kelompok: film plastik (PET atau TPU) dan kaca tempered. Pelindung layar plastik biasanya hanya berharga 10.000-30.000 VND, sedangkan pelindung kaca tempered berkualitas tinggi berkisar dari 100.000 VND atau lebih, tergantung merek dan teknologinya.
![]() |
Pelindung layar plastik terutama membantu mencegah goresan, tetapi hampir tidak memberikan perlindungan pada layar saat ponsel terjatuh atau terkena benturan keras. Foto: Shutterstock. |
Perbedaan harga ini membuat banyak orang lebih memilih pelindung layar plastik. Namun, menurut para ahli, ini hanya keuntungan jangka pendek.
Menurut Corning, produsen Gorilla Glass untuk banyak ponsel pintar kelas atas, kaca tempered diperkuat melalui proses pengerasan kimia. Teknologi ini membuat permukaan kaca lebih tahan terhadap benturan, mengurangi risiko retak atau pecah akibat benturan dibandingkan dengan kaca biasa.
Prinsip yang sama berlaku untuk pelindung layar kaca tempered. Saat ponsel terjatuh, lapisan kaca terluar dirancang untuk menyerap dan menyebarkan gaya benturan, menerima pecahan untuk melindungi layar asli di bawahnya.
Kedua jenis pelindung layar ini tidak hanya berbeda dalam ketahanan terhadap benturan, tetapi juga memiliki masa pakai yang sangat berbeda.
Pelindung layar plastik seringkali tergores, menjadi buram, atau mengelupas di bagian tepinya setelah beberapa waktu digunakan. Pengguna harus sering menggantinya untuk mempertahankan kualitas tampilan, sehingga mengakibatkan biaya kumulatif yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan semula.
Sementara itu, tempered glass dapat mempertahankan kejernihan dan sensasi sentuhan yang lebih mendekati layar asli. Menurut Android Authority , banyak produk juga memiliki lapisan anti-minyak, yang membantu mengurangi sidik jari dan menjaga permukaan layar lebih bersih selama penggunaan.
Keuntungan lainnya adalah pemasangan pelindung layar kaca tempered kini lebih mudah. Banyak produsen menyediakan bingkai penyelarasan atau kit pendukung, memungkinkan pengguna untuk memasangnya sendiri di rumah dengan lebih akurat, mengurangi ketidaksesuaian atau gelembung udara yang sering ditemukan pada film plastik.
Meskipun sebagian besar ponsel pintar saat ini dilengkapi dengan kaca pelindung seperti Gorilla Glass Victus atau Ceramic Shield, para ahli tetap merekomendasikan penggunaan pelindung layar kaca tempered tambahan jika pengguna sering menjatuhkan perangkat mereka atau ingin mengurangi biaya perbaikan.
Sumber: https://znews.vn/sai-lam-khi-dan-man-hinh-dien-thoai-post1664416.html












