
Pariwisata pantai di negara Anda
Pariwisata pesisir dan kepulauan merupakan tren yang berkembang di sektor pariwisata Korea Selatan. Dengan garis pantai sepanjang 2.413 km dan sekitar 3.000 pulau kecil, negara ini telah menjadi destinasi wisata populer di seluruh dunia .
Korea Selatan sangat menekankan pengembangan ekonomi pariwisatanya secara sistematis. Mereka memiliki rencana yang jelas untuk pelatihan sumber daya manusia, pembangunan kawasan wisata, promosi pariwisata, penyelenggaraan acara pariwisata tingkat internasional, dan pembentukan sistem informasi untuk mempromosikan layanan mereka secara global.
Saat ini, Organisasi Pariwisata Korea memiliki 31 kantor yang berlokasi di 19 negara di seluruh dunia untuk melaksanakan kegiatan promosi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat setempat tentang Korea sebagai destinasi wisata yang menarik.
Pada saat yang sama, Korea Selatan juga menggunakan film, televisi, dan program musik untuk mempromosikan budaya, negara, dan rakyatnya, sehingga membuat wisatawan internasional semakin tertarik untuk mengunjungi dan menjelajahi negara tersebut.
Negara-negara seperti Spanyol, Australia, dan Thailand juga sangat sukses dalam mengembangkan pariwisata pantai. Mereka memiliki strategi yang sama: investasi besar-besaran dalam infrastruktur pariwisata (seperti hotel, resor, dan pelabuhan); mempromosikan pariwisata melalui kampanye pemasaran yang kreatif; dan mengembangkan aktivitas dan pengalaman wisata yang unik untuk menarik pengunjung. Melindungi lingkungan laut juga merupakan prioritas utama untuk mempertahankan daya tarik destinasi wisata pantai.
Pemerintah Vietnam telah meluncurkan serangkaian strategi untuk mengembangkan pariwisata pesisir dan pulau guna memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara rasional. Strategi-strategi ini memprioritaskan alokasi ruang pesisir untuk pengembangan ekowisata, pariwisata eksplorasi geologi dan ilmiah, pariwisata komunitas, pariwisata budaya, dan pariwisata ke pulau-pulau dan daerah lepas pantai, dengan mempertahankan tingkat pertumbuhan rata-rata 11-12% per tahun, dengan pertumbuhan wisatawan internasional sebesar 8-10% dan pertumbuhan wisatawan domestik sebesar 5-6%.
Secara khusus, kebijakan konservasi berkelanjutan telah ditetapkan, terutama untuk lingkungan laut dan budaya masyarakat adat. Langkah-langkah seperti mengendalikan jumlah wisatawan, melindungi ekosistem laut, dan membangun resor ramah lingkungan telah diterapkan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Di Bali (Indonesia), di pantai-pantainya, wisatawan dapat melakukan snorkeling untuk melihat terumbu karang dan kehidupan laut, paralayang, selancar, kano, dan olahraga air lainnya.
Pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam pengalaman yang berkaitan dengan budaya Hindu setempat, mulai dari membuat kerajinan tradisional hingga menonton tarian Barong tradisional. Pemerintah pulau Bali berpusat pada masyarakat, dengan ritual dan bahkan festival seni kreatif yang diputuskan oleh organisasi masyarakat setempat yang disebut Ban Banjar.

Kita membutuhkan lebih banyak produk inovatif.
Meskipun Vietnam, dan Quang Nam khususnya, memiliki sumber daya wisata bahari yang luas, pemanfaatannya masih spontan dan terfragmentasi; produk dan sistem layanan pariwisata masih buruk dan terdegradasi.
Secara khusus, upaya promosi dan pemasaran pariwisata masih lemah, ditambah dengan kekurangan sumber daya manusia berkualitas tinggi dan kurangnya investasi yang efektif.
Untuk mengembangkan pariwisata pantai, Quang Nam perlu berinvestasi dalam pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang diperlukan, di samping mengembangkan resor, hotel, dan homestay untuk memenuhi beragam kebutuhan wisatawan.
Kualitas layanan dan produk pariwisata juga perlu mendapat perhatian, termasuk menyediakan pelatihan pariwisata bagi masyarakat lokal, serta merencanakan pengembangan produk pariwisata yang khas seperti ekowisata, wisata budaya, wisata resor kelas atas, dan wisata petualangan.
Quang Nam juga perlu memperkuat keterkaitan pembangunan regional dengan meningkatkan kerja sama dengan provinsi-provinsi tetangga dan bisnis pariwisata utama untuk menciptakan paket wisata yang menarik, menggabungkan lokasi di dalam dan di luar provinsi; mengembangkan tur wisata yang menggabungkan budaya dan laut serta pulau-pulau, seperti menggabungkan kunjungan ke kota tua Hoi An dengan kegiatan santai di pantai...
Selain itu, daerah ini saat ini memiliki desa-desa kerajinan tradisional yang cukup menarik di sepanjang pantai. Ini juga merupakan kekuatan unik yang dapat menciptakan produk wisata yang khas.
Untuk mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab, pemerintah daerah harus mengembangkan kebijakan dan hukum yang ketat untuk melindungi lingkungan laut dan pesisir; menyelenggarakan kampanye untuk membersihkan laut, melestarikan keanekaragaman hayati, dan mengembangkan pariwisata secara berkelanjutan; serta melakukan pemantauan dan penilaian dampak lingkungan secara berkala untuk kegiatan pariwisata.
Penerapan teknologi informasi pada manajemen pariwisata, mulai dari perangkat lunak pemesanan dan aplikasi seluler untuk wisatawan hingga platform daring untuk mempromosikan, memesan tur, dan menyediakan informasi penting kepada wisatawan secara efisien dan nyaman, juga perlu dipertimbangkan dengan cermat.
Sumber






Komentar (0)