CNN Indonesia mengutip banyak reaksi dari penggemar Indonesia ketika mereka menyerang laman pribadi pelatih Indra Sjafri. "Gaya kepelatihannya sudah ketinggalan zaman," tulis seorang netizen. "Jika kita terus membiarkan pelatih ini memimpin timnas muda Indonesia, kita akan kalah dari lawan regional seperti tim Vietnam di SEA Games mendatang," ungkap seorang netizen lain di laman pribadi pelatih Indra Sjafri.
Timnas U-22 Vietnam akan menghadapi timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2023
Pelatih Indra Sjafri adalah sosok yang berjasa mengantarkan timnas U-22 Indonesia meraih medali emas sepak bola putra di SEA Games 2023 setelah penantian panjang selama 32 tahun. Pelatih berusia 62 tahun ini terus dipercaya memimpin timnas muda Indonesia untuk berlaga di Kejuaraan AFC U-20 2025 di Tiongkok, sekaligus mempersiapkan timnas untuk mempertahankan gelar juara di SEA Games 2025 di Thailand pada bulan Desember.
Namun pada ajang Piala Asia U-20, anak asuh Indra Sjafri justru bermain kurang maksimal dan tidak mampu menampilkan performa yang diharapkan. Mereka hanya kalah dalam dua pertandingan, yakni melawan Iran dengan skor 0-3 dan Uzbekistan dengan skor 1-3 sehingga tersingkir lebih awal. Sementara itu, pertandingan tersisa melawan Yaman U-20 di babak final pada 19 Februari lalu hanya tinggal formalitas saja.
Di Kejuaraan AFC U-20 2025, wakil sepak bola Asia Tenggara lainnya, Thailand U-20, juga kalah telak di laga pembuka melawan Jepang dengan skor 0-3. "Gajah Perang" masih berpeluang lolos jika mampu mengalahkan Korea U-20 pada 17 Februari dan laga terakhir penyisihan grup melawan Suriah U-20 pada 20 Februari.
Para penggemar Indonesia khawatir timnas U-20 yang menjadi inti SEA Games 2025 terlalu lemah dan akan kalah dari lawan seperti timnas muda Vietnam.
"Lebih baik pelatih (Indra Sjafri) mengundurkan diri demi masa depan timnas U-20 Indonesia yang pemain-pemain inti akan berlaga di SEA Games 2025 dengan target mempertahankan medali emas yang diraih 2 tahun lalu.
"Timnas U-20 Indonesia perlu dibenahi, pemain-pemain lokalnya masih kurang, beberapa di antaranya biasa saja. Kita butuh lebih banyak pemain naturalisasi muda berkualitas untuk menaklukkan turnamen regional dan berkompetisi di kancah Asia," imbuh netizen lain, seperti dikutip CNN Indonesia .
Sementara itu, Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia, Bapak Erick Thohir, angkat bicara: "Ini pelajaran berharga bagi timnas U-20 Indonesia. Namun, perlu kita akui bahwa lawan timnas U-20 Indonesia seperti Iran dan Uzbekistan jauh lebih kuat."
Seluruh tim telah berusaha sebaik mungkin. Namun, hasilnya masih sangat mengecewakan. Tentu saja, tim U-20 Indonesia akan terus dipertahankan dan dibangun kembali dengan kuat, seperti yang sedang dilakukan tim nasional Indonesia saat ini.
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/u20-indonesia-bi-loai-khoi-giai-chau-a-cdv-tan-cong-hlv-so-thua-doi-viet-nam-185250217083911616.htm
Komentar (0)