![]() |
| Pembangunan jalan Hoang Sa di Thuan An |
Kekurangan
Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan pesatnya urbanisasi dan perkembangan pariwisata pantai, volume kendaraan dan permintaan transportasi di Thuan An telah meningkat secara signifikan. Namun, banyak proyek infrastruktur yang belum mampu mengimbangi kebutuhan aktual, sehingga menyebabkan banyak masalah yang terus berlanjut.
Jalan Truong Thieu adalah salah satu area yang sering mengalami kemacetan lalu lintas pada jam sibuk. Jalan ini sempit tetapi volume lalu lintasnya cukup tinggi, dan dengan adanya sekolah-sekolah di sepanjang rute, ada potensi risiko kecelakaan lalu lintas.
Bapak Nguyen Van Hoa, seorang warga yang tinggal di dekat daerah tersebut, mengatakan bahwa pada jam pulang sekolah, konsentrasi mobil dan sepeda motor membuat lalu lintas sangat padat. "Hanya satu kendaraan yang berhenti secara ilegal dapat menyebabkan kemacetan di sepanjang ruas jalan. Banyak orang tua khawatir anak-anak mereka harus bepergian di tengah kemacetan yang begitu parah," kata Bapak Hoa.
Berdasarkan masukan dari warga, pihak berwenang perlu mempelajari opsi untuk membatasi lalu lintas kendaraan pada jam-jam yang tepat di jalan ini, terutama selama jam sekolah, untuk memastikan keselamatan lalu lintas.
Selain itu, beberapa jalan di dalam kota, meskipun telah selesai dibangun bertahun-tahun yang lalu, belum terhubung dengan Jalan Raya Nasional 49B, sehingga menghambat efisiensi investasi infrastruktur dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi perjalanan warga.
Perlu dicatat, jalan-jalan seperti Nguyen Dang dan Vo Truong Toan masih belum terhubung secara mulus ke Jalan Raya Nasional 49A. Warga percaya bahwa keterlambatan koneksi ini tidak hanya memengaruhi arus lalu lintas tetapi juga membatasi potensi pengembangan layanan, pariwisata, dan penataan kota di sepanjang daerah pesisir.
Seorang warga yang tinggal di dekat Jalan Vo Truong Toan mengeluhkan bahwa meskipun jalan telah diperlebar, bagian yang terhubung ke Jalan Raya Nasional 49A saat ini hanya memiliki jalur akses kecil yang terhalang dengan permukaan yang tambal sulam, sehingga menimbulkan potensi risiko kecelakaan lalu lintas. Sementara itu, area di seberangnya yang menuju ke zona pemukiman kembali B5 telah dibersihkan, tetapi pembangunan terus berlanjut, sehingga memengaruhi perjalanan warga.
Selain itu, banyak daerah dataran rendah di wilayah tersebut masih berisiko banjir selama musim hujan. Jalan Doan Truc adalah salah satu contohnya. Saat ini, jalan ini sering banjir karena topografinya yang rendah dan sistem drainase yang tidak memadai, sehingga menyulitkan kehidupan sehari-hari dan lalu lintas setiap kali terjadi hujan lebat dan berkepanjangan.
Tidak hanya lalu lintas, tetapi sistem penerangan di bekas wilayah Phu Thuan dan Phu Hai juga belum diinvestasikan secara komprehensif. Banyak jalan dan gang yang tidak memiliki penerangan di malam hari, sehingga memengaruhi perjalanan dan menimbulkan potensi risiko terhadap keamanan dan ketertiban.
Investasi awal dan komprehensif
Menurut beberapa warga, menghilangkan hambatan infrastruktur di Thuan An tidak hanya akan memenuhi kebutuhan masyarakat tetapi juga menciptakan kondisi untuk mendorong pengembangan pariwisata, jasa, dan penataan kota di sepanjang daerah pesisir.
Ibu Tran Thi Mai, seorang pemilik usaha di daerah pesisir Thuan An, meyakini bahwa infrastruktur yang ada saat ini tidak sesuai dengan potensi pembangunan lokal. Meskipun banyak wisatawan berkunjung, banyak jalan yang sempit dan rusak, sehingga menyulitkan perjalanan. Beliau berpendapat bahwa investasi infrastruktur yang lebih komprehensif akan memberikan dorongan signifikan bagi pengembangan layanan dan pariwisata.
Menurut Le Dinh Phong, Ketua Komite Rakyat Kelurahan Thuan An, wilayah tersebut telah memasukkan jalan dan infrastruktur di bawah pengelolaannya dalam rencana investasi publik jangka menengah untuk periode 2026-2030 untuk secara bertahap melaksanakannya dalam waktu dekat. Untuk jalan yang membutuhkan koneksi ke Jalan Raya Nasional 49A dan 49B, wilayah tersebut telah meminta departemen dan instansi terkait untuk memberikan dukungan investasi; dan juga telah mengusulkan agar pihak berwenang memfasilitasi penyelesaian prosedur koneksi untuk memaksimalkan efektivitas infrastruktur yang ada. Wilayah tersebut akan secara proaktif meninjau area yang berisiko banjir dan jalan yang rusak untuk memprioritaskan penanganannya sesuai tingkat urgensi.
Banyak yang percaya bahwa, selain investasi publik, Thuan An perlu memperkuat sosialisasi proyek-proyek seperti penerangan jalan, penataan lanskap, dan memperindah kota. Bersamaan dengan itu, sangat penting untuk meningkatkan koordinasi antar unit manajemen infrastruktur guna memastikan investasi yang sinkron dan menghindari pembangunan yang berkepanjangan atau tumpang tindih yang berdampak negatif pada kehidupan warga. Ini juga merupakan syarat penting bagi perkembangan Thuan An menjadi kota pesisir yang beradab dan modern di masa depan.
Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/som-hoan-thien-ha-tang-phuc-vu-dan-sinh-166392.html








