Telinga tidak pernah berhenti bekerja; telinga kiri mendengar musik lebih baik daripada telinga kanan, dan terasa menyenangkan mendengar tawa atau suara air mendidih.
Telinga berfungsi untuk mendengar dan menjaga keseimbangan tubuh. Struktur telinga kompleks, dan semua bagiannya harus bekerja pada frekuensi optimal untuk mengirimkan gelombang udara ke otak. Berikut beberapa fakta tentang telinga.
Telinga tak pernah tidur
Telinga kita masih dapat mendengar suara di sekitar kita saat tidur. Namun, kebanyakan orang tidak menyadari hal ini karena otak sedang beristirahat dan mematikan kemampuan pendengarannya, sehingga suara di sekitar kita tidak terdengar. Oleh karena itu, telinga hanya bereaksi terhadap suara keras atau tiba-tiba sebagai mekanisme pertahanan.
Telinga sensitif terhadap suara yang tidak menyenangkan.
Sebuah studi tahun 2012 oleh Universitas Newcastle (AS) menemukan bahwa suara-suara yang paling tidak menyenangkan bagi telinga meliputi gesekan pisau cukur pada botol, gesekan garpu pada piring, gesekan kuat kapur pada papan tulis, tangisan bayi, bor listrik, derit ayunan berkarat, seseorang muntah, dan dua potong polistiren yang mengembang saling bergesekan. Sebaliknya, suara-suara yang paling menyenangkan adalah air mendidih, tawa, dan tepuk tangan anak-anak kecil.
Ukuran telinga bertambah seiring waktu.
Telinga memiliki berbagai bentuk dan ukuran, dan telinga pria umumnya lebih besar daripada telinga wanita. Menurut Texas Tech University (AS), lingkar telinga meningkat rata-rata 0,51 mm per tahun, kemungkinan karena perubahan kolagen.
Telinga kiri mendengar musik lebih baik daripada telinga kanan dan merasa lebih nyaman mendengarkan suara seperti air mendidih atau tawa. (Gambar: Freepik)
Suara di telinga
Telinga tengah terhubung ke bagian belakang hidung dan tenggorokan melalui tuba Eustachius. Sebagian besar waktu, tuba ini tertutup. Kadang-kadang, tuba ini mengeluarkan suara klik saat kita menelan, menguap, mengunyah, atau saat berada di pesawat. Hal ini disebabkan oleh disfungsi tuba Eustachius, di mana tuba tidak membuka atau menutup dengan benar.
Kedua telinga memiliki fungsi yang saling melengkapi.
Orang yang mengalami gangguan pendengaran di satu telinga sering kesulitan mengidentifikasi sumber suara secara tepat. Oleh karena itu, mereka sering disarankan untuk menggunakan dua alat bantu dengar untuk menentukan sumber suara peringatan di sekitar dan bernavigasi dengan aman saat mengemudi.
Telinga adalah "penyebab" mabuk perjalanan.
Setiap gerakan dirasakan oleh otak melalui berbagai jalur sistem saraf, termasuk telinga bagian dalam, mata, dan jaringan di permukaan tubuh. Mabuk perjalanan terjadi karena gerakan berulang kendaraan mengganggu telinga bagian dalam, menyebabkan sistem saraf pusat menerima pesan yang bertentangan dari telinga dan mengakibatkan muntah.
Bulu telinga membantu pendengaran.
Rambut-rambut halus di dalam telinga kita membantu kita mendengar dengan mengirimkan gelombang suara ke otak. Otak kemudian menganalisis dan memahami suara tersebut. Kerusakan pada rambut-rambut halus ini dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen dan gangguan pendengaran.
Telinga kiri lebih peka terhadap musik .
Penelitian dari Universitas California dan Universitas Arizona (AS) menunjukkan bahwa telinga kanan biasanya bereaksi lebih cepat terhadap ucapan sejak lahir, sementara telinga kiri lebih peka terhadap suara kontinu dan suara yang berkaitan dengan nada dan musik. Studi yang diterbitkan pada tahun 2004 ini menggunakan data dari lebih dari 7.000 bayi.
Huyen My (Menurut Boldsky, Live Science )
| Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang penyakit telinga, hidung, dan tenggorokan di sini agar dijawab oleh dokter. |
Tautan sumber






Komentar (0)