Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Pesona budaya Vietnam

Tidak perlu pahlawan super atau latar futuristik, "Brother Hai's Pho Shop" - sebuah game yang dikembangkan oleh mahasiswa Vietnam - tetap berhasil menciptakan sensasi online hanya dengan gambar restoran pho yang familiar. Di era di mana game berlomba-lomba menampilkan efek khusus dan grafis yang tajam, semangkuk pho sederhana yang dibawa dengan gerobak keliling menciptakan daya tarik khusus dengan mewujudkan cita rasa asam, pedas, asin, dan manis dari budaya Vietnam.

Báo Thái NguyênBáo Thái Nguyên15/11/2025

Gambar lucu yang dibuat oleh pengguna menggunakan AI untuk restoran pho Anh Hai. Foto: Google Maps.
Gambar lucu yang dibuat oleh pengguna menggunakan AI untuk restoran "Anh Hai Pho". Foto: Google Maps.

Di tengah lanskap game digital yang selalu menekankan teknologi modern, munculnya gim video independen dengan gaya pedesaan tampaknya bertentangan dengan tren. Namun, justru gaya "jelek yang tidak konvensional" inilah yang menjadikan "Anh Hai's Pho Shop" sebuah fenomena, menarik jutaan unduhan dan menerima banyak ulasan positif. Pertanyaannya adalah, apa yang membantu gim kecil ini melampaui banyak judul blockbuster? Mungkin publik sudah terlalu terbiasa dengan kemewahan dan gemerlap, sehingga nilai-nilai sederhana dan mudah dipahami telah menjadi jangkar emosional.

Pemain berperan sebagai Anh Hai, pemilik restoran pho yang terletak di alamat fiktif, 10 Dan Phuong ( Hanoi ). Di siang hari, rutinitas hariannya meliputi memasak pho, melayani pelanggan, dan membersihkan restoran. Saat malam tiba, suasana berubah: lampu redup, suara-suara aneh, dan pelanggan yang kembali dengan cara yang tak terduga. Perubahan ini menciptakan suasana misteri yang membuat pemain tetap tertarik.

Yang membuat game ini menonjol adalah suasana Vietnam yang terintegrasi secara alami. Kursi plastik hijau, suara teriakan pedagang kaki lima, papan tanda "pengeboran dan pemotongan beton", ubin berpola lama... semuanya terhubung untuk menciptakan pemandangan jalanan yang familiar. Kemunculan tak terduga dari wajah-wajah terkenal seperti Cristiano Ronaldo atau rapper populer menambah humor dan sifat unik khas budaya online Vietnam. Pemain tidak hanya terhibur; mereka memasuki aspek kehidupan Vietnam yang sangat kental dengan elemen-elemen yang pernah ditemui semua orang sebelumnya.

Gaya grafis yang mentah dan belum disempurnakan juga merupakan pilihan yang tepat. Gaya ini meringankan segmen yang bernuansa horor sekaligus menyoroti kepolosan para karakter. Kontras antara visual yang agak canggung dan alur cerita yang terus berubah merangsang rasa ingin tahu, menciptakan efek viral yang kuat. Yang perlu diperhatikan, seluruh proyek ini dikembangkan oleh seorang mahasiswa dari Universitas Sains dan Teknologi Hanoi, sebuah detail yang semakin meningkatkan kebanggaan komunitas kreatif muda.

Fenomena "Restoran Pho Anh Hai" mengingatkan kita bahwa nilai budaya terletak bukan pada kemegahan, tetapi pada kemampuan untuk membangkitkan kenangan dan keakraban. Game ini tidak mencoba meniru gaya Eropa, Amerika, atau Korea, atau menciptakan dunia fantasi yang aneh. Daya tariknya berasal dari pelestarian semangat Vietnam: keaslian, kesenangan, terkadang misterius, tetapi selalu menciptakan rasa kedekatan.

Kisah sukses ini merupakan pertanda positif bagi industri kreatif digital Vietnam. Ketika anak muda berani memanfaatkan sumber daya lokal dengan pemikiran modern, produk mereka tidak hanya menyebar di dalam negeri tetapi juga memiliki kesempatan untuk menorehkan prestasi di peta kreatif internasional.

Sumber: https://baothainguyen.vn/tin-moi/202511/suc-hut-van-hoa-viet-71a06e0/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Saigon

Saigon

Para penambang bernyanyi

Para penambang bernyanyi

Aku mencintai Vietnam

Aku mencintai Vietnam