Sektor industri merupakan titik terang terbesar dalam gambaran pertumbuhan kota secara keseluruhan. |
Industri berubah dengan cepat
Dalam struktur pertumbuhan Hue , sektor industri seringkali "lebih lemah" dibandingkan sektor lain untuk waktu yang lama. Namun, paruh pertama tahun 2025 membuktikan sebaliknya: Industri tidak hanya mengalami percepatan, tetapi juga muncul sebagai titik terang yang menonjol.
Menurut data Komite Rakyat Kota Hue, sektor industri dan konstruksi mencatat tingkat pertumbuhan lebih dari 12,72% dalam 6 bulan pertama tahun ini. Beberapa sektor mengalami tingkat pertumbuhan yang spektakuler, seperti produksi mobil yang meningkat 13 kali lipat, produksi listrik meningkat 62,6%, dan produksi sarung tangan meningkat lebih dari 3,4 kali lipat... Angka-angka ini bukan sekadar pemulihan, melainkan tanda restrukturisasi industri menuju modernitas dan nilai tambah tinggi.
Pada rapat rutin Komite Rakyat Kota Hue bulan Juni lalu, Bapak La Phuc Thanh, Direktur Departemen Keuangan, berkomentar bahwa munculnya proyek-proyek besar seperti kompleks Kim Long Motor, pabrik kaca, pabrik pasir kuarsa berteknologi tinggi, dll. menunjukkan bahwa industri Hue jelas sedang bergeser dari skala kecil ke skala besar, dari tradisional ke teknologi, dari ketergantungan ke mandiri.
Seiring dengan industri, terdapat angka-angka luar biasa dalam investasi domestik. Total modal investasi yang direalisasikan dalam 6 bulan mencapai hampir 20.000 miliar VND, naik 39% dibandingkan periode yang sama. Dari jumlah tersebut, proyek Kim Long Motor saja telah disesuaikan untuk menambah modal sebesar 21.000 miliar VND, sebuah sinyal langka dalam konteks arus modal investasi yang cenderung melambat secara nasional.
Lebih penting lagi, sementara banyak daerah menghadapi penarikan atau penantian dari investor karena masalah lahan, kebijakan, atau prosedur yang panjang, Hue telah membuktikan kemampuannya untuk "memutuskan hubungan" secara efektif. Dengan menyelenggarakan lebih dari 420 rapat pengarah dalam 6 bulan, dan menjalankan 4 kelompok kerja yang berkelanjutan untuk mendukung bisnis, pemerintah Hue menegaskan perannya sebagai pemerintah yang berorientasi pada tindakan, tidak menunggu mekanisme, dan tidak bersikap pasif dalam menghadapi tantangan.
Khususnya, restrukturisasi 133 unit administratif tingkat komune menjadi 40 unit baru—sebuah "operasi besar" dalam aparatur organisasi—tidak hanya menunjukkan tekad untuk berinovasi, tetapi juga merupakan ujian nyata bagi kapasitas manajemen. Hasil awal menunjukkan bahwa proses konversi tidak menyebabkan gangguan atau interupsi terhadap prosedur administratif. Model baru ini menunjukkan efektivitasnya: aparatur administratif menjadi lebih ramping, efektif, dan lebih dekat dengan masyarakat.
Tentu saja, industri hanyalah sebagian kecil dari gambaran keseluruhan pembangunan Hue. Jasa masih menjadi pilar utama, dengan tingkat pertumbuhan 9,43%, yang mencakup hampir 50% struktur ekonomi ; pertanian, kehutanan, dan perikanan, meskipun terdampak cuaca, tetap tumbuh sebesar 1,3%, menunjukkan stabilitas yang dibutuhkan. Namun, yang menjadi sorotan adalah bahwa sektor-sektor pertumbuhan tersebut tidak terpisah, melainkan saling mendukung dan beresonansi, antara industri dan jasa, antara produksi dan investasi, antara pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup.
Model pemerintahan daerah dua tingkat akan memudahkan masyarakat dan pelaku bisnis saat menjalankan prosedur administratif. |
Mempromosikan potensi manusia
Di tengah perekonomian nasional yang masih menghadapi banyak tantangan, Hue tidak hanya mempertahankan momentum pertumbuhannya, tetapi juga mencapai terobosan yang mengesankan, sebuah hasil yang tidak mudah dicapai. Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari faktor manusianya.
Hingga saat ini, Hue telah memulai pembangunan 342 rumah bagi rumah tangga dalam program dukungan perumahan, mencapai 100%. Dari jumlah tersebut, 316 rumah tangga telah menyelesaikan pembangunan, mencapai 92,4%. Kota ini juga telah menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 9.000 pekerja, setara dengan 52% dari rencana tahunan; khususnya, kota ini telah mengirimkan hampir 1.500 pekerja ke luar negeri, mencapai 71% dari target yang ditetapkan.
Namun, Hue tidak dapat dipandang hanya melalui warna-warna cerahnya saja, karena sektor pertanian menghadapi kesulitan akibat perubahan iklim dan cuaca yang tidak biasa. Beberapa industri manufaktur utama seperti bir, tekstil, dan semen masih menghadapi banyak kesulitan akibat menyusutnya pasar konsumen dan dampak gangguan rantai pasokan global. Beberapa proyek investasi telah dimulai, tetapi perkembangannya masih lambat, menunjukkan masih terdapat "kemacetan" dalam manajemen dan operasional yang perlu segera diatasi.
Menurut Wakil Sekretaris Komite Partai Kota sekaligus Ketua Komite Rakyat Kota Hue, Bapak Nguyen Van Phuong, 6 bulan terakhir tahun ini akan menjadi masa yang penuh tantangan dengan potensi bencana alam, cuaca yang tidak menentu, inflasi, fluktuasi harga, dan sebagainya. Dalam situasi tersebut, kota akan berfokus pada pelaksanaan tugas-tugas utama, dengan prioritas utama mendorong pencairan modal investasi publik, mempercepat pembersihan lahan, secara proaktif mencegah dan menanggulangi bencana alam, serta mencegah dan memadamkan kebakaran. Bapak Nguyen Van Phuong juga menegaskan tekad kuatnya agar Hue terus mempertahankan pertumbuhan dua digit pada tahun 2025, tidak hanya melalui angka-angka yang mengesankan, tetapi juga melalui kualitas pembangunan yang substansial dan berkelanjutan.
Sumber: https://huengaynay.vn/chinh-tri-xa-hoi/theo-dong-thoi-su/tang-truong-bang-chat-but-pha-bang-the-155394.html
Komentar (0)