Telegram baru saja meluncurkan fitur verifikasi baru untuk membantu pengguna mengidentifikasi akun asli dan mencegah penipuan di platform tersebut.
Menyusul banyaknya penipuan online, Telegram secara resmi meluncurkan fitur perlindungan pengguna yang sangat berguna. Kini, pengguna dapat dengan mudah mengidentifikasi akun asli berkat sistem verifikasi baru dari organisasi terpercaya.
Secara spesifik, saat mengobrol dengan seseorang di Telegram, pengguna akan melihat logo kecil muncul sebelum nama mereka jika akun tersebut telah diverifikasi. Untuk mengetahui detail lebih lanjut, cukup klik logo tersebut untuk langsung melihat akun siapa itu dan organisasi mana yang memverifikasinya.
Fitur baru ini berbeda dari tanda centang biru yang digunakan Telegram untuk memverifikasi selebriti atau organisasi besar. Entitas yang ingin berpartisipasi dalam memverifikasi pihak lain harus melalui proses peninjauan yang ketat oleh Telegram untuk memastikan kredibilitasnya.
Selain itu, pembaruan terbaru ini juga menyertakan beberapa fitur bermanfaat seperti:
- Saling kirim GIF unik.
- Menambahkan lebih banyak emoji yang bereaksi terhadap pesan sistem.
- Pencarian pesan menjadi mudah dengan filter baru.
Telegram menyatakan ini adalah pembaruan pertama tahun 2025, meskipun awalnya direncanakan untuk dirilis pada akhir tahun 2024 tetapi ditunda karena proses peninjauan Apple.
Dengan fitur anti-phishing baru Telegram, pengguna dapat merasa lebih aman saat mengirim pesan dan bertransaksi di platform ini. Hal ini dipandang sebagai langkah penting dalam membangun lingkungan media sosial yang aman dan terpercaya.
Sumber






Komentar (0)