Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Rudal 'Storm Shadow' membuka kemampuan serangan balik Ukraina.

VietNamNetVietNamNet11/05/2023


Para pejabat senior Barat mengkonfirmasi kepada CNN bahwa Inggris secara resmi telah menyediakan Ukraina dengan rudal jelajah berpemandu presisi "Storm Shadow", yang secara signifikan meningkatkan kemampuan serangan jarak jauh yang telah diminta Kyiv sejak awal konflik.

Beberapa minggu sebelumnya, di antara dokumen rahasia AS yang bocor secara online melalui platform pesan Discord, intelijen AS mengindikasikan bahwa Inggris bermaksud mengirim sejumlah rudal "Storm Shadow" yang tidak ditentukan ke Ukraina, beserta personel operasionalnya.

Teknologi navigasi gabungan pencocokan target pasif

Rudal "Storm Shadow" dirancang untuk menembus target yang keras. Rudal ini memiliki teknologi "tembak-dan-lupakan" dan sistem panduan yang sepenuhnya otomatis. "Storm Shadow" memiliki panjang 5,1 meter, bentang sayap 3 meter, diameter badan 0,48 meter, berat 1,3 ton, dan jangkauan lebih dari 250 kilometer.

Senjata-senjata baru yang diterima Ukraina dirancang untuk menyerang target dengan presisi yang lebih tinggi, menggunakan berbagai sistem pemandu yang terpasang di dalamnya.

Rudal jelajah "Storm Shadow" dapat dengan mudah diintegrasikan ke pesawat terbang yang lebih tua.

Sistem pemandu rudal mencakup sistem navigasi inersia (INS), sistem penentuan posisi global (GPS), dan pemandu berbasis medan, yang memungkinkan kontrol lintasan yang lebih baik dan penargetan yang tepat. Selain itu, rudal ini dilengkapi dengan pencari pencitraan inframerah pasif.

Rudal “Storm Shadow” diprogram dengan setiap detail tentang target dan lintasan sebelum diluncurkan. Setelah dilepaskan dari pesawat, rudal mengikuti lintasan yang telah diprogram sebelumnya pada ketinggian rendah dengan bantuan data yang terus diperbarui dari sistem navigasi internalnya. Kemudian, rudal menggunakan pencari pencitraan inframerah untuk membandingkan gambar area sebenarnya dengan gambar yang tersimpan hingga mendekati target.

Mengenai hulu ledak, "Storm Ball" dilengkapi dengan hulu ledak peledak/penembus lapis baja dua tahap. Tahap pertama membuka jalan bagi tahap kedua dengan menembus permukaan target, sebelum hulu ledak utama menembus dan meledak.

Rudal "Storm Shadow" dilengkapi dengan sistem mesin turbojet Turbomeca Microturbo TRI 60-30, yang mampu menghasilkan daya dorong sebesar 5,4 kN.

Premis untuk serangan balasan.

“Storm Shadow” adalah rudal jelajah siluman jarak jauh yang dikembangkan bersama oleh Inggris dan Prancis, yang biasanya diluncurkan dari udara. Dengan jangkauan lebih dari 250 km (155 mil), kemampuannya hanya sedikit lebih rendah daripada jangkauan 185 mil dari Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) buatan AS yang telah lama diminta oleh Ukraina.

Senjata-senjata baru ini memberi Ukraina kemampuan serangan jarak jauh yang lebih baik dalam serangan balasan yang akan datang.

Secara khusus, rudal "Storm Shadow" memiliki jangkauan serang yang meluas jauh ke wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina timur. Seorang pejabat Barat mengatakan kepada CNN bahwa Inggris telah menerima jaminan dari pemerintah Ukraina bahwa rudal-rudal ini hanya akan digunakan di dalam wilayah kedaulatan Ukraina dan tidak akan diarahkan ke wilayah Rusia.

"Jika kita bisa menyerang dari jarak hingga 300 km, tentara Rusia tidak akan mampu membela diri dan akan kalah," kata Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov kepada Uni Eropa awal tahun ini.

Para pejabat militer senior AS menggambarkan rudal tersebut sebagai "pengubah permainan yang sesungguhnya, dari perspektif jangkauan" dan memberikan Ukraina kemampuan yang telah dimintanya sejak awal konflik. Seperti yang dilaporkan CNN , jangkauan maksimum senjata yang dipasok AS ke Ukraina saat ini adalah sekitar 49 mil.

Situs web MBDA Missile Systems, perusahaan Eropa yang memproduksi "Storm Shadow," menyatakan: “Setelah diluncurkan, senjata tersebut turun ke ketinggian mengikuti kontur medan untuk menghindari deteksi. Saat mendekati target, pencari inframerah terintegrasinya membandingkan citra target dengan citra yang tersimpan untuk memastikan serangan yang akurat dan meminimalkan kerusakan tambahan.”

AS telah memasok Ukraina dengan beberapa sistem rudal berpemandu, termasuk Sistem Rudal Artileri Mobilitas Tinggi, atau HIMARS, tetapi hanya dengan amunisi yang memiliki jangkauan terbatas sekitar 50 mil. Dalam paket senjata yang diumumkan awal tahun ini, Pentagon mengatakan akan mengirimkan Ukraina bom darat berdiameter kecil (GLSDB) dengan jangkauan dua kali lipat. Bom ini juga dapat diluncurkan dari HIMARS, tetapi pengiriman diperkirakan baru akan dilakukan paling cepat akhir tahun ini.

(Menurut CNN dan Washington Post)



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Aku dan lukisan tanah kelahiranku

Aku dan lukisan tanah kelahiranku

Meneruskan keahlian.

Meneruskan keahlian.

Menari

Menari