Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Bebaskan para sandera jika kalian ingin hidup.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên23/12/2024


Anggota Kongres dari Partai Republik, Michael Waltz, yang ditunjuk oleh Presiden terpilih Donald Trump sebagai Penasihat Keamanan Nasional, menyampaikan pandangannya tentang kebijakan luar negeri pemerintahan yang akan datang terkait Timur Tengah. Dalam sebuah wawancara dengan komentator Ben Shapiro, yang disiarkan pada 22 Desember, Waltz mendesak Hamas untuk membebaskan sandera sebelum Trump menjabat pada 20 Januari 2025.

Trump mengeluarkan ultimatum yang mengancam akan menimbulkan 'bencana' bagi para penyandera di Gaza.

Menurut The Times of Israel , Waltz mengatakan bahwa keempat sandera Amerika tersebut telah ditahan oleh Hamas di Jalur Gaza lebih lama daripada warga Amerika yang ditangkap selama krisis sandera Iran tahun 1979.

"Itu sama sekali tidak dapat diterima. Secara keseluruhan, saya pikir mereka belum diberi peringatan yang memadai tentang konsekuensinya. Itulah yang perlu kita sampaikan kepada kelompok-kelompok ini. Jika Anda menangkap seorang warga Amerika, Anda akan membayar harga yang sangat mahal. Anda hanya akan menghadapi konsekuensi finansial dan mungkin juga peluru di dahi," kata Waltz, seorang anggota Kongres yang sebelumnya merupakan anggota gugus tugas Green Beret Angkatan Darat AS.

Cố vấn ông Trump cảnh báo Hamas: Thả con tin nếu muốn sống- Ảnh 1.

Anggota Kongres Michael Waltz, yang dinominasikan oleh Presiden terpilih Trump untuk menjadi Penasihat Keamanan Nasional.

Hamas dan pasukan lain di Jalur Gaza diyakini menahan 96 sandera, dengan militer Israel mengklaim 34 orang telah tewas. Presiden terpilih Trump sebelumnya telah mengeluarkan peringatan serupa kepada Waltz tetapi tidak merinci rencana penyelamatan sandera. Para pejabat di pemerintahan Presiden Joe Biden yang akan segera berakhir baru-baru ini menyatakan optimisme yang hati-hati tentang prospek gencatan senjata dan pembebasan sandera, tetapi belum ada kesepakatan yang diumumkan.

Dalam wawancara tersebut, Waltz memuji Israel dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu atas operasi penghancuran pager Hizbullah di Lebanon pada bulan September. Waltz mengatakan operasi tersebut dapat diangkat menjadi film dan menyebutnya sebagai operasi rahasia paling efektif dalam sejarah modern, yang melemahkan Hizbullah dan mengungkap kelemahan sekutunya, Iran.

Anggota parlemen itu berpendapat bahwa Hamas lebih terisolasi dari sebelumnya dan hanya memiliki satu jalan keluar. "Semua jalur pelarian bagi Hamas telah diblokir kecuali satu: bebaskan sandera jika Anda ingin hidup," kata Waltz, menyiratkan kemungkinan kelangsungan hidup Hamas, berbeda dengan pandangan Netanyahu tentang pemberantasan kelompok tersebut.

Pemimpin tertinggi Iran menyebutkan nama 'dalang' di balik penggulingan pemerintahan Suriah.

AS akan memantau Iran.

Mengenai Iran, Waltz menyatakan bahwa negara tersebut telah terekspos dan dihadapkan pada dua pilihan: bergerak cepat menuju perolehan senjata nuklir atau, sebaliknya, menghindari provokasi terhadap Israel. "Kita akan lihat jalan mana yang mereka pilih. Saya tidak ingin mengungkapkan rencana kami, tetapi kami mengamati dengan sangat cermat," kata Waltz.

Di sisi lain, Waltz mengkritik Presiden Biden karena mencabut sebutan "organisasi teroris asing" (FTO) dari Houthi, sekutu Hamas di Yaman, pada tahun 2021. Waltz menyatakan bahwa ia akan segera membatalkan keputusan ini.

Cố vấn ông Trump cảnh báo Hamas: Thả con tin nếu muốn sống- Ảnh 2.

Pasukan Houthi melakukan parade di Sanaa, Yaman, pada 18 Desember.

Selain itu, Anggota Kongres Waltz memperkirakan bahwa ada peluang bagus untuk menuju kesepakatan normalisasi antara Israel dan Arab Saudi, negara Arab yang berpengaruh di kawasan tersebut.

Israel menormalisasi hubungan dengan UEA dan Bahrain pada tahun 2020 melalui mediasi pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump dan sekarang sedang mengupayakan kesepakatan serupa dengan Arab Saudi. Baik Israel maupun Arab Saudi memandang Iran sebagai saingan regional, dan Waltz berpendapat bahwa ini adalah poin kunci bagi kedua negara untuk mencapai kesepakatan normalisasi. Namun, serangan Hamas terhadap Israel dan respons militer Tel Aviv di Gaza telah membawa isu Palestina kembali ke pusat perhatian.

Waltz mengatakan bahwa pihak-pihak terkait hampir mencapai kesepakatan, tetapi Iran "mengganggu jalannya proses" dengan "memicu" serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. Iran telah berulang kali membantah keterlibatannya.



Sumber: https://thanhnien.vn/co-van-ong-trump-canh-bao-hamas-tha-con-tin-neu-muon-song-185241223113341187.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Menghidupkan kembali keindahan budaya rakyat.

Menghidupkan kembali keindahan budaya rakyat.

Membaca koran pada Hari Kemerdekaan

Membaca koran pada Hari Kemerdekaan

Di hamparan bunga teratai putih

Di hamparan bunga teratai putih