Pemerintah Thailand akan memprioritaskan penanganan penurunan angka kelahiran di negara itu dalam agenda nasionalnya, karena angka kelahiran Thailand semakin rendah dan negara itu menghadapi masyarakat yang sangat menua.
Menurut Bangkok Post, menanggapi pertanyaan dari anggota parlemen, Menteri Kesehatan Thailand Cholnan Srikaew mengakui bahwa menyelesaikan masalah penurunan angka kelahiran tidaklah mudah karena adanya perubahan prioritas dan nilai-nilai sosial -ekonomi. Namun, beliau mengatakan pemerintah akan segera mengatasi masalah ini karena penurunan angka kelahiran yang berkelanjutan akan menimbulkan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan.
Menurut rekomendasi para ahli, jika tidak ada perubahan, populasi Thailand akan menurun menjadi sekitar 33 juta orang dalam 6 dekade mendatang, termasuk sekitar 18 juta orang lanjut usia, 14 juta orang dewasa usia kerja, dan hanya 1 juta orang berusia 0-14 tahun.
HA TRANG
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)