
Bunga ini, yang secara tradisional dianggap sebagai "simbol emas" kota seribu bunga, biasanya mekar melimpah selama musim kemarau, berlangsung dari akhir tahun hingga awal tahun berikutnya, menciptakan salah satu musim bunga yang khas di dataran tinggi Lam Vien. Foto: Bao An

Mimosa dibawa ke Da Lat lebih dari 100 tahun yang lalu dan dengan cepat beradaptasi dengan iklim dataran tinggi, menjadi salah satu spesies bunga lokal. Foto: Bao An

Dari segi karakteristik biologis, mimosa adalah pohon berkayu kecil, tingginya 3 hingga 10 meter, dengan tajuk yang lebar dan daun majemuk menyirip yang tipis dan lebat. Foto: Bao An

Bunga-bunga ini biasanya mekar dalam kelompok kecil berbentuk bulat berwarna kuning cerah, menonjol di antara dedaunan hijau dan menciptakan pemandangan yang semarak di sepanjang banyak jalan. Foto: Bao An

Selain nilai estetikanya, mimosa juga ditanam untuk memberikan naungan dan mencegah erosi tanah di beberapa daerah perbukitan. Foto: Bao An

Selain menjadi destinasi bagi pecinta bunga, musim mekarnya mimosa juga berkontribusi dalam meningkatkan pariwisata lokal karena banyak layanan akomodasi, kafe taman, dan tur eksplorasi alam berkembang di sana. Foto: Bao An

Dengan warna kuningnya yang romantis dan perpaduan harmonis antara alam dan arsitektur dataran tinggi, bunga mimosa adalah salah satu "keistimewaan" yang menarik wisatawan ke Da Lat. Foto: Bao An

Dalam kehidupan budaya, bunga mimosa sangat erat kaitannya dengan citra Da Lat melalui musik , puisi, dan produk pariwisata, yang turut membentuk citra kota ini sebagai tempat dengan nuansa kuning yang lembut, romantis, dan tenang. Foto: Bao An
Thien Phuong - sgtt.thesaigontimes.vn
Sumber: https://sgtt.thesaigontimes.vn/tham-da-lat-mua-mimosa/






Komentar (0)