Yang lebih penting lagi, proyek ini telah mengatasi salah satu kebutuhan paling mendesak dari ribuan pekerja dan penduduk di pusat-pusat industri dan perkotaan besar – yaitu, perumahan yang stabil dan terjangkau.
Menangani kebutuhan nyata
Selama bertahun-tahun, Dong Nai secara konsisten menjadi salah satu daerah terkemuka di seluruh negeri dalam pengembangan industri. Puluhan kawasan industri dengan ratusan ribu pekerja telah memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan perkotaan. Namun, di balik angka pertumbuhan ini terdapat tekanan yang cukup besar pada kesejahteraan sosial, termasuk perumahan.
![]() |
| Model Proyek Perumahan Sosial Sewa Long Bình di Kawasan Industri Amata (Kelurahan Long Bình). |
Menurut statistik industri konstruksi untuk tahun 2025, permintaan perumahan sosial di kota Dong Nai sekitar 150.000-160.000 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 70% diperuntukkan bagi pekerja dan buruh yang bekerja di kawasan industri. Di wilayah Kelurahan Long Binh saja, dalam radius 5-7 km, terdapat 6 kawasan industri yang mempekerjakan lebih dari 250.000 pekerja, yang sebagian besar membutuhkan perumahan.
Pada kenyataannya, selama ini mayoritas pekerja tinggal di akomodasi sewa pribadi yang kecil dan sempit dengan kondisi hidup yang terbatas. Banyak keluarga pekerja berjuang untuk menyeimbangkan biaya sewa, membesarkan anak, dan menutupi biaya hidup. Oleh karena itu, memiliki rumah sendiri tetap menjadi tujuan yang jauh bagi banyak orang.
Proyek perumahan sosial Long Binh, yang bertujuan menciptakan perumahan yang stabil, aman, dan terjangkau, telah berhasil memenuhi kebutuhan nyata banyak pekerja dan bisnis yang berinvestasi.
Ibu Nguyen Thi Hoa, Ketua Serikat Pekerja Quadrille Vietnam Co., Ltd. (Kawasan Industri Amata), menyatakan: Saat ini, banyak pekerja masih harus menyewa tempat tinggal dengan kondisi terbatas dan biaya tinggi. Investasi pemerintah daerah dalam proyek perumahan sosial untuk disewa di dekat tempat kerja dengan harga terjangkau akan membantu mereka mengurangi tekanan keuangan, memiliki tempat tinggal yang stabil, dan dengan demikian merasa aman untuk tetap bekerja di perusahaan dalam jangka panjang. "Ini adalah kebijakan yang sangat manusiawi, memenuhi kebutuhan nyata para pekerja, berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mereka dan menjamin keamanan sosial," kata Ibu Hoa.










