Crystal Palace memenangkan Conference League setelah menang 1-0 atas Rayo Vallecano di final yang digelar pada pagi hari tanggal 28 Mei di Red Bull Arena (Leipzig, Jerman). Jean-Philippe Mateta mencetak satu-satunya gol di awal babak kedua, membawa Inggris meraih trofi Eropa kedua mereka (setelah Aston Villa memenangkan Liga Europa).
Crystal Palace tidak memiliki penguasaan bola lebih banyak, tetapi mereka membuat perbedaan dalam kualitas peluang mereka. Rayo Vallecano menguasai bola selama 58% pertandingan, jauh lebih banyak daripada lawan mereka. Namun, Crystal Palace memiliki lebih banyak peluang emas, dengan metrik expected goals (gol yang diharapkan) sebesar 2,57, jauh melebihi Rayo yang hanya 0,53. Tim Inggris itu juga memiliki 4 peluang berbahaya, sementara Rayo hanya memiliki 1.

Momen ketika Mateta mencetak gol kemenangan untuk Crystal Palace, mengamankan kemenangan 1-0 atas Rayo Vallecano. (Foto: Reuters)
Babak pertama berlangsung ketat. Rayo Vallecano mengontrol penguasaan bola, tetapi serangan mereka kurang tajam untuk menembus pertahanan Crystal Palace. Sebaliknya, Crystal Palace tidak menyerang tanpa henti tetapi memiliki gerakan menyerang yang lebih langsung. Mereka menciptakan empat peluang di babak pertama, beberapa kali mengancam gawang kiper Augusto Batalla, tetapi gagal mencetak gol.
Titik balik terjadi di awal babak kedua. Pada menit ke-51, Adam Wharton melepaskan tembakan berbahaya dari tepi kotak penalti, memaksa kiper Batalla melakukan penyelamatan sulit. Bola memantul tepat ke Jean-Philippe Mateta, dan striker Crystal Palace itu menyelesaikannya dari jarak dekat untuk membuka skor.

Crystal Palace memenangkan Conference League. (Foto: Reuters)
Gol tersebut memberi Crystal Palace keunggulan. Mereka tidak perlu banyak menguasai bola tetapi tetap menciptakan peluang yang lebih baik di babak kedua. Tim Inggris itu hanya memiliki 39% penguasaan bola setelah jeda, tetapi memiliki 3 tembakan tepat sasaran dan 3 peluang berbahaya. Sementara itu, Rayo Vallecano memiliki 61% penguasaan bola tetapi sebagian besar tembakan mereka kurang akurat.
Rayo Vallecano melancarkan serangan besar-besaran menjelang akhir pertandingan. Tim Spanyol itu memiliki beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan, terutama melalui Florian Lejeune dan Alemao, tetapi gagal memanfaatkannya. Crystal Palace mempertahankan keunggulan tipis mereka dan mengamankan kemenangan di final dengan skor 1-0.
Crystal Palace mengalahkan Rayo Vallecano 1-0, mengamankan gelar Liga Konferensi.
Sumber: https://vtcnews.vn/thang-rayo-vallecano-1-0-crystal-palace-vo-dich-conference-league-ar1020392.html








Komentar (0)