Ini adalah tahun kedua berturut-turut Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho menyelenggarakan kompetisi ini, yang menarik 10 tim (masing-masing beranggotakan 4 orang) dari 6 jurusan khusus untuk berkompetisi. Setelah babak penyisihan grup, Panitia Penyelenggara memilih 4 tim terbaik untuk maju ke semifinal dan final. Kompetisi ini dilaksanakan secara ketat sesuai dengan Peraturan Kompetisi Robocon 2026 yang dikeluarkan oleh Panitia Penyelenggara. Sesuai dengan peraturan tersebut, tim harus merancang, membangun, dan mengendalikan robot untuk melakukan tugas-tugas kompetitif dalam waktu 10 menit per pertandingan.
Arena bermain ini secara nyata mensimulasikan budaya sungai Delta Mekong melalui serangkaian tugas yang saling terkait: sebuah robot mulai menyeberangi jembatan (3 poin untuk tim yang selesai pertama), mengambil setidaknya 3 dari 7 buah dan menempatkannya di perahu, kemudian mendorong perahu melewati garis penilaian (maksimum 8 poin). Terutama, babak final tahun ini sangat dramatis dengan aturan "kemenangan langsung" untuk tim yang mengambil obor dari panitia, menjaganya tetap tegak, dan menempatkannya kembali ke dermaga dengan tepat tanpa menjatuhkannya atau menyeretnya.
Pada hasil akhir, robot Mercury (Fakultas Elektronika) meraih juara pertama; robot Super Stars (Fakultas Dinamika) berada di posisi kedua; robot Venus (Fakultas Elektronika) meraih juara ketiga; dan robot Ultimate (Fakultas Teknologi Informasi) menerima penghargaan kehormatan. Selain itu, panitia penyelenggara memberikan penghargaan Keselamatan kepada robot Armored (Fakultas Teknik Mesin) dan penghargaan Gaya kepada robot Blue Tigers (Fakultas Teknik Elektro).
Menurut Tran Thanh Tien, anggota tim pemenang, para anggota tim dengan cermat membagi tanggung jawab: mulai dari memotong dan merakit profil aluminium, menulis kode pemrograman, mengendalikan permainan, hingga meneliti dan menemukan papan sirkuit yang sesuai yang memenuhi peraturan ketat penyelenggara mengenai ukuran, berat, standar baterai, dan kecepatan. Meskipun menghadapi banyak kesulitan selama proses pembuatan, seperti kesalahan ukuran, kesalahan kode, atau kerusakan operasional, para anggota tim dengan tekun melakukan penyesuaian di bawah bimbingan dan dukungan khusus dari guru-guru mereka yang ahli.
Menurut penyelenggara, melalui kompetisi ini, siswa tidak hanya secara efektif menerapkan pengetahuan khusus mereka dalam praktik, tetapi juga mengasah pemikiran strategis mereka yang tajam dalam manajemen waktu, merancang taktik bertahan dan menyerang dengan cerdik, serta berkontribusi pada pertandingan yang dramatis.
Dr. Trang Vu Phuong, Kepala Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan diri, keberanian, dan semangat dalam bidang sains dan teknologi yang ditunjukkan oleh para siswa. Kompetisi ini bukan hanya acara tingkat sekolah, tetapi juga batu loncatan penting bagi sekolah untuk memilih individu-individu paling berprestasi untuk berpartisipasi dalam kompetisi klub sains dan teknologi nasional. Yang perlu diperhatikan, pada akhir Oktober 2026, Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho akan mendapat kehormatan untuk memimpin dan menjadi tuan rumah kompetisi Robocon nasional.
***
Kota Can Tho memiliki sistem pendidikan kejuruan yang maju dengan beragam bidang dan program pelatihan untuk memenuhi permintaan sumber daya manusia terampil di bidang teknik bagi kota dan wilayah Delta Mekong. Menurut para pemimpin sekolah, pendidikan kejuruan saat ini menghadapi tuntutan baru dari proses industrialisasi dan modernisasi negara serta Revolusi Industri Keempat. Dalam konteks ini, melatih sumber daya manusia yang sangat terampil dengan pemikiran kreatif, kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kapasitas untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi modern merupakan tugas penting bagi lembaga pendidikan kejuruan.
Dr. Trang Vu Phuong menyatakan bahwa, di samping gerakan penelitian robotika, sekolah juga secara rutin menyelenggarakan kompetisi "Inovasi Startup" setiap tahunnya, bersama dengan banyak kompetisi sains dan teknologi di berbagai tingkatan. Hal ini menegaskan filosofi pelatihan komprehensif Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho: selain pengetahuan profesional, sekolah selalu menekankan pembekalan siswa dengan keterampilan lunak yang penting seperti keterampilan hidup, keterampilan kerja tim, dan bahasa asing, membantu mereka membangun diri dengan percaya diri dan membangun masa depan yang sukses.
Teks dan foto: B. KIEN
Sumber: https://baocantho.com.vn/thap-lua-sang-tao-a208321.html










