Kepada wartawan pada sore hari tanggal 17 Juli, kandidat khusus Nguyen The Tu mengatakan dia telah menyelesaikan prosedur untuk meninjau ujian sejarahnya.
Dalam ujian ini, Pak Tu hanya mengambil 3 mata pelajaran. Nilainya adalah 5,25 poin untuk sastra, 7,25 poin untuk sejarah, dan 7 poin untuk geografi.
Kandidat U50 mengikuti ujian ilmu sosial pada 28 Juni. Dia hanya mengikuti ujian sejarah dan geografi.
Ketika Pak Tu menerima nilainya, ia merasa sedih karena nilai sejarahnya tidak sesuai harapan. Padahal, mata pelajaran ini adalah mata pelajaran yang paling ia kuasai. Geografi membuatnya sangat kesulitan; ia tidak bisa membaca atlas karena huruf-hurufnya terlalu kecil, sehingga nilainya lebih tinggi dari yang diharapkan.
"Saya telah mengajukan permohonan ujian ulang. Saya mengerjakan ujian saya dengan sangat teliti dan memprediksi saya akan mendapatkan 8 poin atau lebih," tegas Bapak Tu.
Pak Tu mengatakan tujuan utama belajar adalah memberi contoh kepada anak-anaknya, agar mereka mengerti bahwa belajar itu tak terbatas. Saat ini ia bekerja sebagai sopir, dan jika lulus ujian masuk universitas, Pak Tu akan menata ulang pekerjaannya dan memprioritaskan studinya.
"Selama masa persiapan ujian, saya merasa sangat bahagia karena kedua putri saya mendampingi dan mendukung saya. Belajar membantu saya mendapatkan lebih banyak pengetahuan untuk "meningkatkan" diri. Dengan nilai ini, saya akan mendaftar untuk 3 jurusan: museum, perpustakaan, dan bisnis penerbitan di Universitas Kebudayaan Kota Ho Chi Minh," ujar Bapak Tu.
Sesuai peraturan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, calon peserta yang ingin hasil ujian kelulusan SMA-nya ditinjau ulang harus menyerahkan permohonan ke tempat pendaftaran ujian mulai tanggal 17 Juli hingga 26 Juli.
Ujian ulang soal ujian dan pengumuman hasil akan selesai paling lambat tanggal 4 Agustus. Data nilai peserta akan diperbarui ke sistem penerimaan umum dan akan diberitahukan kepada peserta.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/thi-sinh-u50-xin-phuc-khao-bai-thi-mon-lich-su-196240717161021871.htm
Komentar (0)