Pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Washington akan merespons secara militer jika Teheran tidak mencapai kesepakatan damai menimbulkan kekhawatiran tentang risiko gangguan pasokan energi di Timur Tengah. Seketika itu, harga minyak dunia melonjak. Minyak mentah Brent sempat naik hampir $3 per barel sebelum ditutup pada $93,10 per barel, sementara minyak mentah WTI melampaui $90 per barel.

Sementara itu, saham-saham AS jatuh di semua sektor. Indeks Dow Jones kehilangan hampir 2%, sedangkan Nasdaq mengalami penurunan paling tajam sebesar 2%. Investor tidak hanya khawatir tentang risiko geopolitik tetapi juga bereaksi terhadap data inflasi yang baru dirilis yang menunjukkan bahwa tekanan harga di AS belum mereda.
Yang perlu diperhatikan, emas – aset safe-haven tradisional di saat ketidakpastian – turun lebih dari 3%. Analis memperkirakan bahwa tekanan tersebut berasal dari ekspektasi suku bunga tinggi yang berkepanjangan, menyebabkan investor beralih ke aset penghasil imbal hasil daripada memegang emas.
RG
Sumber: https://baoangiang.com.vn/thi-truong-toan-cau-chao-dao-a488633.html







