Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Puisi yang bagus selalu diterima dengan baik.

Puisi bagaikan aliran bawah tanah, mengalir diam-diam melalui kehidupan. Baru-baru ini, Kota Ho Chi Minh telah menyaksikan peristiwa-peristiwa terkait puisi yang mengejutkan publik.

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng19/03/2025

2 fenomena puitis di Kota Ho Chi Minh

Pada acara peluncuran buku kumpulan puisi "Jerman - Dongeng Musim Dingin" (Phanbook dan The World Publishing House), yang diadakan di Nam Thi House akhir pekan lalu, banyak yang terkejut dengan banyaknya pembaca dari berbagai usia yang hadir. Antologi ini berisi 108 puisi dengan berbagai tema karya 17 penulis terkemuka yang telah memengaruhi sastra Jerman, terutama yang menulis dari abad ke-18 hingga pertengahan abad ke-20. Meskipun harganya 250.000 VND per eksemplar, hampir semua yang hadir membelinya.

T6A.jpg
Penyair Nguyen Thien Ngan menandatangani buku untuk seorang pembaca lanjut usia. Foto: CA CHEP (Carp)

Sebagai seorang penulis dan penyair muda, Trinh Nam Tran (lahir tahun 1992) mengatakan bahwa ia terharu dan terkejut dapat menghadiri peluncuran kumpulan puisinya "Jerman - Dongeng Musim Dingin." Selain ukuran yang mengesankan dan ketelitian koleksi tersebut, kehadiran penerjemah Phan Kim Ho, Dr. Nguyen Xuan Xanh, dan peneliti Bui Van Nam Son merupakan kesempatan langka untuk memperoleh pengetahuan tentang sastra secara umum dan puisi secara khusus.

“Dulu, ketika masih muda, saya berpikir akan menjalani hidup sepenuhnya dengan kecintaan saya pada puisi. Namun kemudian, tekanan hidup terkadang membuat saya berpikir untuk menyerah pada sastra, atau terkadang merasa terlalu hampa dan pragmatis. Sesi seperti inilah yang mengingatkan saya mengapa saya memulai dan bahwa ketekunan sepenuhnya mungkin dilakukan,” ujar penyair muda Trinh Nam Tran.

Belum lama sebelum itu, penyair Nguyen Thien Ngan juga membuat kesan dengan kumpulan puisinya "Kau Adalah Bayangan Burung Mulia" (Penerbit Buku dan Sastra Phuc Hung). Kumpulan puisi ini menandai kembalinya beliau ke dunia sastra setelah absen selama 7 tahun. Pada acara penandatanganan buku baru-baru ini di Toko Buku Ca Chep, sejumlah besar pembaca mengantre untuk mendapatkan tanda tangan penulis. Yang menarik, selain pembaca muda, banyak pembaca yang lebih tua juga hadir.

Meskipun harga sampulnya mencapai 385.000 VND, buku "Người là một bóng chim khuê tú" (Wanita Cantik) terjual habis hanya dalam satu minggu setelah dirilis, dan edisi baru sedang dipersiapkan. Jurnalis Trung Nghĩa, yang memesan koleksi puisi tersebut lebih awal, percaya bahwa ini adalah fenomena yang sangat positif di saat pasar buku domestik menghadapi banyak kesulitan, dengan daya beli yang berfluktuasi dan agak jenuh.

“Saya rasa pasar buku sangat membutuhkan dorongan baru, karya-karya baru yang bernilai dan laris seperti kumpulan puisi karya Nguyen Thien Ngan. Hidup kita selalu membutuhkan puisi, beragam perspektif, dan pesan-pesan positif. Puisi yang bagus selalu mendapat pengakuan dan empati dari masyarakat,” ungkap jurnalis Trung Nghia.

Membawa puisi kepada publik.

Mulai Maret ini, sutradara Marcus Manh Cuong Vu akan memproduksi serangkaian program seni komunitas yang disebut "Membaca Puisi Bersama." Program pertama akan memperkenalkan kumpulan puisi "Time Consumes Me with All My Senses" (Penerbit Da Nang) karya penulis Linh Van, yang lahir pada tahun 1980-an. Dalam program tersebut, pembaca dan penulis akan berbagi dan mendiskusikan kumpulan puisi perdana tersebut di bawah bimbingan sutradara Marcus Manh Cuong Vu. "Kami menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan mendekatkan puisi dan penyair kepada pembaca melalui interaksi langsung. Semua ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan baru untuk mengakses puisi dan mengeksplorasi suara-suara puitis kontemporer," kata sutradara Marcus Manh Cuong Vu.

Meskipun sebagian orang masih berpendapat bahwa "puisi dicetak untuk dibagikan," pada kenyataannya, puisi selalu memiliki audiensnya sendiri. Tantangannya terletak pada menciptakan hubungan antara puisi dan publik, serta memastikan distribusinya yang sukses, seperti halnya publikasi lainnya. Jurnalis Trung Nghia percaya bahwa kesuksesan "The Nobleman is a Beautiful Bird" merupakan kombinasi dari banyak faktor.

Selain sebagai karya seni yang dibuat dengan teliti dan bergaya unik, kumpulan puisi ini juga berasal dari seorang penulis berbakat dengan produktivitas kreatif yang konsisten dan basis pembaca yang besar dan setia yang menghargai puisinya. “Elemen terpenting tetaplah bahwa puisi itu harus bagus, penulis harus berusaha keras, dan harus disukai oleh banyak pembaca… Selain itu, pemasaran, komunikasi, promosi, dan distribusi harus relevan dengan zaman dan terintegrasi erat dengan platform media sosial,” jelas jurnalis Trung Nghia.


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Gerhana bulan

Gerhana bulan

IDOLA SAYA

IDOLA SAYA

Maskapai Penerbangan Vietnam

Maskapai Penerbangan Vietnam