| Model ekonomi baru: Sebuah kekuatan pendorong untuk pengurangan kemiskinan. | |
| Meraup keuntungan dari model pertanian buah terintegrasi. |
![]() |
| Selain bertani dan beternak, keluarganya juga berinvestasi di bisnis yang menghasilkan pendapatan yang cukup besar. |
Meskipun memiliki hampir 1 hektar lahan pertanian, karena kurangnya modal, pengalaman, dan kegagalan menemukan arah yang tepat, sebagian besar lahan keluarga dibiarkan terbengkalai. Sumber pendapatan utama mereka bergantung pada produksi pertanian skala kecil dan terfragmentasi, yang mengakibatkan perjuangan terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Menolak untuk terus terperangkap dalam kemiskinan, Bapak Nguyen dan Ibu Huong bertekad untuk mengubah pola pikir dan pendekatan mereka. Selain aktif mengunjungi dan belajar dari model ekonomi yang sukses baik di dalam maupun luar negeri, mereka juga meluangkan waktu untuk membaca buku dan surat kabar serta mencari informasi daring untuk meneliti model produksi yang sesuai dengan keadaan keluarga mereka.
Dengan berbekal pengetahuan yang telah mereka kumpulkan, pasangan ini dengan berani mereklamasi seluruh lahan terbengkalai. Area dengan dataran tinggi dan ketahanan kekeringan yang baik direncanakan untuk penanaman sekitar 2 hektar teh hibrida. Menyadari bahwa kualitas adalah faktor penentu dalam hasil produk, sejak awal keluarga tersebut menerapkan praktik pertanian VietGAP dan organik, membatasi penggunaan bahan kimia, memastikan keamanan konsumen, dan melindungi lingkungan.
Selain itu, sekitar 6-7 hektar lahan diubah menjadi lahan padi dan tanaman lain menggunakan varietas baru yang berdaya hasil tinggi dan berkualitas tinggi. Berkat penerapan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berani dalam produksi, hasil panen terus meningkat. Hal ini tidak hanya menjamin ketahanan pangan bagi keluarga, tetapi produk pertanian juga berfungsi sebagai pakan ternak, sehingga secara signifikan mengurangi biaya produksi.
Menyadari pentingnya peternakan sebagai arah pembangunan ekonomi yang krusial, keluarga tersebut secara rutin memelihara dua induk babi untuk menghasilkan babi komersial, dengan menjual sekitar 20 ekor babi per kelompok. Selain itu, mereka juga memelihara hampir 100 ekor ayam dan bebek dari berbagai jenis. Model pertanian dan peternakan terintegrasi ini telah membantu keluarga tersebut memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara efektif dan menghasilkan pendapatan yang stabil.
![]() |
| Berkat keputusan berani Ibu Duong Thi Huong untuk melakukan diversifikasi bisnis, kini keluarga beliau menikmati kehidupan yang nyaman. |
Dengan mengumpulkan modal secara bertahap, pasangan tersebut terus mengembangkan perekonomian mereka dengan membuka usaha pakan ternak yang digabungkan dengan toko serba ada. Berkat reputasi bisnis mereka, pelayanan pelanggan yang berdedikasi, dan pasokan barang yang stabil, bisnis mereka semakin sukses dan menghasilkan pendapatan yang signifikan. Dengan model ekonomi yang terdiversifikasi yang meliputi pertanian, peternakan, dan usaha jasa, keluarga tersebut memperoleh pendapatan rata-rata sekitar 200 juta VND per tahun. Dari sekadar cukup makan, keluarga tersebut kini memiliki tabungan. Mereka telah membangun rumah yang luas, membeli mobil, dan memperoleh banyak fasilitas modern.
Tidak hanya fokus pada pengembangan ekonomi keluarga mereka, pasangan ini juga bersedia berbagi pengalaman produksi, peternakan, dan bisnis mereka dengan rumah tangga lain yang ingin belajar. Kedekatan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan mereka telah membuat mereka mendapatkan kepercayaan dan rasa hormat dari masyarakat di dusun tersebut. Karena kepercayaan inilah Bapak Trieu Hong Nguyen terpilih sebagai kepala dusun oleh lebih dari 100 rumah tangga di dusun Hoa Binh. Dalam posisinya, beliau selalu memberikan contoh yang baik, memimpin gerakan-gerakan patriotik, aktif memobilisasi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi, membangun kehidupan budaya, dan berkontribusi dalam membangun daerah pedesaan yang baru.
Sumber: https://baothainguyen.vn/kinh-te/202606/thoat-ngheo-nho-dam-nghi-dam-lam-3412488/










