Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Menghidupkan kembali keramik Bien Hoa.

Le Trung Hieu (24 tahun, Kelurahan Thuan An, Kota Ho Chi Minh), seorang pemuda Gen Z, diam-diam menghidupkan kembali warisan tembikar Bien Hoa yang terkenal dengan sentuhan modern. Di tengah hiruk pikuk dunia digital, di mana generasi muda sering dikaitkan dengan teknologi, Hieu memilih untuk mengabdikan dirinya pada tanah liat, mengubah hasratnya menjadi perjalanan melestarikan dan mengembangkan tembikar tradisional.

Báo Đồng NaiBáo Đồng Nai15/08/2025

Bapak Le Trung Hieu dengan teliti mengaplikasikan setiap sapuan kuas pada produk keramik Bien Hoa.

Meskipun tidak lahir dari keluarga pembuat tembikar, Le Trung Hieu secara mandiri mengeksplorasi dan mempelajari kerajinan tersebut. Ia belajar desain busana di Universitas Arsitektur Kota Ho Chi Minh dan bekerja sebagai perancang busana setelah lulus. Namun, ia mengembangkan minat yang mendalam pada tembikar Vietnam Selatan, khususnya tembikar Bien Hoa. Ia melakukan penelitian mendalam tentang sejarah, teknik, dan filosofi tembikar Bien Hoa, dan mencari para perajin senior untuk mempelajari rahasia mereka. Hieu memberikan perhatian khusus pada glasir batu tradisional dan teknik pembakaran kayu – elemen-elemen yang membentuk jiwa tembikar Bien Hoa.

Yang membedakan Bapak Hieu dan sekaligus menjadi kekuatannya terletak pada kemampuannya memadukan nilai-nilai tradisional dengan pemikiran modern dalam setiap produk keramiknya. Beliau berfokus pada tema bunga, tumbuhan, dan makhluk kecil, tetapi mengekspresikannya melalui gambar yang bergaya dan mendekati kenyataan, menangkap keindahan alam dengan cara yang segar dan halus. Karya-karyanya juga mewujudkan harapan akan keberuntungan menurut filsafat Timur.

Perjalanan Bapak Hieu dalam dunia keramik penuh dengan tantangan. Beliau telah mengalami pelajaran pahit dari tanah liat yang pecah, keramik yang retak, glasir yang kurang berkualitas, dan tekanan finansial. Namun, melalui kesabaran, semangat, dan pembelajaran mandiri, beliau secara bertahap mengatasi rintangan-rintangan tersebut. Ketekunan Bapak Hieu telah membuahkan hasil, karena karyanya terpilih untuk berpartisipasi dalam pameran "Duyen Ky Ngo" di Asosiasi Seni Rupa Kota Ho Chi Minh dari tanggal 23 hingga 29 Desember 2024. Ini bukan hanya pengakuan atas bakat individunya, tetapi juga pertanda baik bagi kebangkitan kembali keramik Bien Hoa.

Semangat Le Trung Hieu melampaui pembuatan tembikar. Ia menyimpan mimpi yang lebih besar: menciptakan komunitas anak muda yang mencintai tembikar Bien Hoa, menyelenggarakan lokakarya pengalaman, dan bahkan membawa esensi tembikar Bien Hoa ke pasar internasional. Kisahnya merupakan inspirasi bagi mereka yang ingin terhubung kembali dengan akar budaya mereka dan menggunakan energi masa muda mereka untuk menciptakan nilai-nilai abadi bagi budaya Vietnam.

Untuk mendekatkan seni tembikar kepada generasi muda, Hieu memanfaatkan sepenuhnya platform media sosial seperti Instagram dan Threads untuk promosi. Ia mengubah video pembuatan tembikar yang tampak membosankan menjadi cerita yang menarik, memikat generasi muda dan komunitas pecinta seni. Video yang menampilkan proses pembentukan, dekorasi, atau gambar produk yang menakjubkan bukan hanya cara untuk promosi, tetapi juga cara bagi Hieu untuk menginspirasi orang tentang nilai tembikar Bien Hoa dengan cara yang mudah dipahami dan modern.

Quang Dinh

Sumber: https://baodongnai.com.vn/van-hoa/202508/thoi-lan-gio-moi-cho-gom-bien-hoa-80d2111/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Anggun

Anggun

Tam Dao

Tam Dao

Keringkan batang dupa.

Keringkan batang dupa.